Berita

Breaking News

DLH Sleman Perkuat Pengelolaan Sanitasi, TPST Donokerto dan Madurejo Jadi Lokasi Verifikasi Pusat

Foto.Kepala DLH Sleman bersama Bupati Sleman dan Tim Penilaian dan Verifikasi l. Dok.


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menjadi salah satu unsur penting dalam upaya penguatan pengelolaan sanitasi dan lingkungan hidup di wilayah setempat. Komitmen tersebut mendapat perhatian dalam kunjungan Tim Penilaian dan Verifikasi Lapangan Pemilihan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Sanitasi, Senin (26/10/2026).

Tim diterima Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman dan jajaran perangkat daerah terkait di Ruang Rapat Sembada, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Verifikasi lapangan dilaksanakan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Donokerto, Kapanewon Turi, dan TPST Madurejo, Kapanewon Prambanan.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung pelaksanaan pengelolaan sanitasi, termasuk pengelolaan sampah terpadu, sekaligus mengevaluasi keberfungsian fasilitas dan keberlanjutan layanan kepada masyarakat.

Tim penilai dipimpin Ir. Dwityo Akoro, MURP, selaku pemerhati sanitasi dan anggota tim penilai. Hadir pula tim Direktorat Sanitasi Kementerian Pekerjaan Umum yang dipimpin Nuzulina Ilmiaty Ismail, S.T., M.T., Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Sanitasi.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan verifikasi tersebut. Ia berharap kegiatan ini memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

“Kami menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang perlu ditangani, baik dalam peningkatan cakupan layanan sanitasi aman maupun pengelolaan lingkungan secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami menyambut baik setiap masukan dan rekomendasi dari tim penilai sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan keberlanjutan pengelolaan sanitasi di Kabupaten Sleman,” ujar Harda.

 DLH Sleman Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu

Dalam upaya pengelolaan lingkungan, pengembangan TPST dan penguatan bank sampah di tingkat padukuhan menjadi bagian dari langkah yang dipaparkan Pemerintah Kabupaten Sleman. Upaya tersebut berjalan seiring dengan peningkatan akses sanitasi aman dan penguatan regulasi daerah, termasuk Peraturan Bupati Sleman Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Keberadaan TPST Donokerto dan TPST Madurejo menjadi bagian dari objek yang ditinjau tim untuk melihat kondisi pengelolaan di lapangan. Verifikasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan sistem pengelolaan sanitasi agar fasilitas yang tersedia dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua tim verifikasi menyampaikan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup akses pengelolaan air limbah domestik, sistem pengelolaan sampah terpadu, dukungan regulasi, kelembagaan, pembiayaan, serta partisipasi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan sanitasi tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang sudah dibangun, tetapi juga dari keberfungsian infrastruktur tersebut, kualitas pelayanan yang diberikan, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta keberlanjutan pengelolaannya,” ungkap perwakilan tim penilai.

Melalui proses verifikasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman diharapkan dapat memperoleh masukan untuk memperkuat pengelolaan sanitasi secara berkelanjutan. Peran DLH Sleman dalam pengelolaan sampah dan lingkungan menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


( Pay/Cakra)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM