Berita

Breaking News

BPBD Sleman Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Idul Fitri 1447 H

Kepala Pelaksana BPBD Sleman./foto.dok/


SLEMAN, Cakrainvestigasi.com – menyatakan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Maret 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, mengatakan berdasarkan prakiraan Daerah Istimewa Yogyakarta, kondisi iklim hingga pertengahan 2026 diprediksi berada pada fase netral. Curah hujan masih tergolong menengah hingga tinggi pada Maret–April 2026 dan mulai menurun pada Mei sebagai tanda peralihan menuju musim kemarau.

“Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan petir masih perlu diwaspadai, terutama pada sisa musim hujan ini,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (3/3).

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dengan membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon rawan tumbang, serta menghindari aktivitas di wilayah rawan longsor saat hujan. Warga juga diminta menyiapkan tas siaga bencana dan memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.


Baca juga : Keributan Antar Kelompok Remaja Pecah di Jalan Imogiri Barat, Delapan Diamankan 

Khusus momentum Lebaran, lonjakan kunjungan wisata di DIY diperkirakan mencapai sekitar empat juta orang. BPBD meminta pengelola destinasi wisata menyiapkan peralatan keselamatan dan memastikan jalur evakuasi aman. Wisatawan juga diimbau mematuhi rambu dan arahan petugas.

Untuk kawasan lereng Merapi, masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas gunung melalui aplikasi Simantab atau menghubungi Pusdalops BPBD Sleman di nomor 0821-2510-1212.

Dalam rangka pengamanan Lebaran, BPBD Sleman mengaktifkan Posko Utama 24 jam di Pakem serta Posko Lebaran pada 15–24 Maret 2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) disiagakan dalam beberapa shift untuk menangani kejadian darurat seperti pohon tumbang, banjir genangan, dan longsor yang berpotensi mengganggu arus mudik maupun aktivitas wisata.

BPBD Sleman juga memperkuat koordinasi lintas sektoral bersama TNI, Polri, Dinas Perhubungan, relawan, serta pemangku wilayah guna memastikan respons cepat dan pengendalian situasi di lapangan.

“Upaya kesiapsiagaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan dan evaluasi berkala agar langkah mitigasi tetap efektif,” kata Haris.

Dengan langkah tersebut, BPBD Sleman berharap masyarakat dapat menjalani perayaan Idul Fitri dengan aman dan nyaman meski masih berada pada periode cuaca yang dinamis.

( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM