Berita

Breaking News

Guru SMA Negeri Maluku Tenggara Kembali Pertanyakan Tunggakan Uang TPP 2 Tahun

 

Ilustrasi 

TUAL, Cakrainvestigasi.com - Sejumlah guru SMA Negeri,  Maluku Tenggara  mengeluhkan belum adanya kejelasan terkait pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tunda bayar Tahun Anggaran 2024 - 2025  yang  tak kunjung mereka terima. Bukan semata soal nominal, namun tentang kepastian dan penghargaan atas kerja panjang yang telah mereka tunaikan.

“Agak lucu saja dengan kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Maluku ini. TPP khusus kita guru SMA tunda bayar selama dua tahun sementara OPD lain sudah cair serentak. Ada kesalahan, segitu rumit kah yang tak bisa diselesaikan sehingga kita guru harus jadi tumbalnya,” ungkap seorang guru, menumpahkan kegelisahan mewakili banyak suara senyap lainnya, Rabu (4/3/2026).

Baca juga : Semangat Pengabdian di Bulan Suci, Satgas TMMD 127 Kodim 1503/Tual Ful Gas Bangun Kepulauan Aru 

Kekecewaan itu kian menebal ketika para guru memperoleh informasi bahwa TPP di hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya telah dicairkan, bahkan termasuk TPP Januari 2026. Sementara mereka yang berada di garda terdepan pendidikan justru masih diminta menunggu, tanpa penjelasan yang utuh dan transparan.

“Terus kenapa OPD lain malah sudah keluar TPP Januari-nya dan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku masih belum selesai memperbaiki kesalahan dan harus menunggu. Ada kesalahan Dinas Pendidikan itu berarti khusus untuk guru? Sebab TPP tunda bayar kantor Dinas Pendidikan pun sudah cair,” ucapnya, mempertanyakan keadilan yang terasa timpang.

Ia yang meminta identitasnya dirahasiakan menuturkan, miris di ruang-ruang kelas yang sunyi, para guru tetap mengajar, menulis di papan tulis, membimbing murid-murid dengan senyum yang berusaha disimpan. Namun di balik itu, ada kegelisahan yang tak bisa lagi disembunyikan yakni tentang rasa dihargai, tentang janji kesejahteraan yang tertunda, dan tentang harapan agar suara mereka benar-benar didengar.

"Bagi para guru, keterlambatan ini bukan sekadar persoalan administrasi. Ini adalah soal kepercayaan. Sebab di atas pundak merekalah masa depan daerah dititipkan, namun hak mereka justru terasa berjalan paling lambat," ungkapnya mewakili para pahlawan tanpa jasa di Maluku Tenggara 


Nus Yerusa )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM