Berita

Breaking News

Kunjungan Wisatawan Lebaran 2026 di Kulon Progo Meningkat, Pantai Masih Jadi Primadona

 

Foto.ilustrasi pantai kulonprogo.


KULON PROGO, Cakrainvestigasi.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026, khususnya pada periode H+1 hingga H+3 Lebaran dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menyampaikan bahwa lonjakan signifikan terjadi pada H+1 Lebaran. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan pada H+1 tahun 2026 mencapai 12.340 wisatawan atau naik 39,31 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 8.858 wisatawan.

“Pada H+2, jumlah kunjungan tercatat 15.802 wisatawan atau meningkat 16,18 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 13.601 wisatawan. Sedangkan pada H+3, jumlah kunjungan mencapai 15.482 wisatawan atau naik 2,31 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 15.133 wisatawan,” ujar Sutarman saat dikonfirmasi cakrainvestigasi.com, Selasa ( 24/3).

Ia menjelaskan, peningkatan tajam pada H+1 menunjukkan adanya perubahan pola kunjungan wisatawan yang cenderung datang lebih awal setelah Hari Raya. Meski demikian, puncak kunjungan tetap terjadi pada H+2 dan H+3, sebagaimana tren pada tahun sebelumnya.

Destinasi wisata pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan. Kawasan Pantai Glagah dan Pantai Congot tercatat sebagai penyumbang kunjungan tertinggi. Namun, hingga H+3 Lebaran, kunjungan ke Pantai Glagah mengalami sedikit penurunan, sementara Pantai Congot justru mengalami kenaikan.

Menurut Sutarman, meningkatnya kunjungan ke Pantai Congot tidak lepas dari daya tarik baru berupa bangunan pemecah ombak yang tengah viral di kalangan wisatawan.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa daya tarik baru dan promosi yang tepat sangat berpengaruh terhadap minat kunjungan wisatawan,” katanya.

Selain kawasan pantai, destinasi lain seperti Waduk Sermo dan kawasan perbukitan Menoreh juga menunjukkan tren kunjungan yang relatif stabil. Meski demikian, masih terdapat sejumlah destinasi yang tingkat kunjungannya rendah sehingga perlu penguatan promosi dan pengembangan daya tarik wisata.

Dinas Pariwisata Kulon Progo terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan kunjungan wisatawan, antara lain melalui pengaturan arus kunjungan, peningkatan fasilitas, serta mendorong persebaran wisatawan ke berbagai destinasi guna menjaga daya dukung lingkungan dan kenyamanan pengunjung.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo akan memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan daya saing pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkas Sutarman.

( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM