![]() |
| Foto.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo, Agung Kurniawan.dok.kmf. |
KULON PROGO,Cakrainvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk semakin adaptif di era digital dengan melakukan asesmen pengelolaan media sosial. Langkah ini diambil guna memperkuat transparansi serta meningkatkan kualitas layanan publik.
Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan transformasi digital dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana media sosial kini menjadi instrumen penting dalam komunikasi publik pemerintah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo, Agung Kurniawan, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital sudah menjadi keharusan bagi ASN.
“Penguasaan digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas pelayanan publik,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Menurut Agung, perubahan lanskap komunikasi membuat media sosial kini menjadi ruang utama dalam membentuk opini publik. Kecepatan dan luasnya jangkauan informasi menjadikan platform digital sebagai sarana strategis pemerintah dalam menyampaikan kebijakan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Media sosial bukan hanya alat penyebaran informasi, tetapi juga sarana komunikasi dua arah yang memperkuat kepercayaan publik,” jelasnya.
Dalam mendukung hal tersebut, ASN dituntut menguasai empat pilar literasi digital, yakni kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital. Keempat aspek ini dinilai penting agar ASN mampu bermedia sosial secara cerdas, bertanggung jawab, serta menjaga citra institusi.
Tak hanya itu, Pemkab Kulon Progo juga melakukan pemetaan pengelolaan media sosial di seluruh perangkat daerah. Aspek keterlibatan atau jangkauan (engagement) menjadi indikator penting untuk mengukur efektivitas komunikasi publik.
“Pendekatan berbasis data ini penting agar pemanfaatan media sosial benar-benar berdampak pada peningkatan transparansi dan layanan publik,” tegas Agung.
Ia juga mendorong ASN untuk aktif menyebarkan informasi positif terkait program, capaian kinerja, hingga inovasi pemerintah daerah.
“ASN bukan hanya pelayan publik di balik meja, tetapi juga representasi negara di ruang digital. Mereka berperan membangun persepsi sekaligus kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
( Pay ).


Social Header
Berita