![]() |
Joko Mursito Saat Hadir dalam Pisah Sambut Kapolres Kulon Progo./dok.jm.cakrainvedtigasi.com/ |
KULON PROGO,Cakrainvestigasi.com — Nuansa budaya Jawa kental mewarnai acara pisah sambut Kapolres Kulon Progo yang digelar dengan iringan gamelan dan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan pimpinan kepolisian, Selasa (13/1/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito, menjelaskan bahwa penyajian gamelan dan tarian dalam acara tersebut merupakan simbol penghormatan, doa, serta penerimaan secara budaya terhadap pimpinan yang lama maupun yang baru.
“Gamelan dan tarian bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki makna filosofis sebagai ungkapan rasa hormat, doa keselamatan, dan harapan agar kepemimpinan yang baru membawa kebaikan bagi masyarakat Kulon Progo,” ujar Joko Mursito saat dikonfirmasi cakrainvestigasi.com, Rabu ( 14/1/2026).
Baca juga : Pisah Sambut Kapolres Kulon Progo, Perkuat Sinergi dan Pelayanan Masyarakat |
Menurutnya, keterlibatan seni budaya lokal dalam kegiatan kenegaraan maupun institusional menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah. Kehadiran unsur budaya juga mencerminkan nilai keselarasan, kebersamaan, dan keteduhan dalam kehidupan bermasyarakat.
Joko Mursito menambahkan, pemilihan gamelan dan tarian tradisional pada acara pisah sambut Kapolres merupakan wujud sinergi antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjunjung nilai-nilai budaya lokal.
Acara pisah sambut Kapolres Kulon Progo pun berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan balutan seni budaya yang menegaskan bahwa Kulon Progo adalah daerah yang menjunjung tinggi tradisi, sekaligus terbuka dalam menyambut kepemimpinan baru. ( Pay ).

Social Header
Berita