Berita

Breaking News

BNNK Sleman Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba Lewat Upacara Bendera di Sekolah

 

BNNK Sleman bertindak sebagai Pembina upacara./foto.dok.bnnk/


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman secara rutin melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan upacara bendera di sekolah-sekolah wilayah Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Senin, yakni pada 26 Januari 2026 dan 2 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB, dengan lokasi sasaran TK, SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Sleman.

Sebanyak 10 sekolah menjadi sasaran kegiatan ini dengan total peserta mencapai 4.142 orang, yang terdiri dari siswa serta guru. Rinciannya antara lain SMPN 3 Pakem (395 peserta), SMPN 3 Kalasan (384), TPA KB TK Aisyiyah (111), SDN Keceme 1 (286), SMPN 2 Sleman (567), SMP Muhammadiyah 1 Godean (447), SMPN 2 Ngaglik (411), SD Muhammadiyah (590), SMA Negeri 1 Minggir (472), dan SMP Negeri 2 Mlati (479 peserta).

Melalui kegiatan ini, BNNK Sleman mengimplementasikan program ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak) BERSINAR (Bersih Narkoba) yang bertujuan menumbuhkan sikap positif anak sejak dini agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan memiliki masa depan yang cerah.


Baca juga : Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Nawa Resident Bantul | 

Selain itu, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara BNNK Sleman dengan Bupati Sleman terkait sinergi P4GN, serta Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengenai integrasi kurikulum anti narkoba dan pelibatan BNN sebagai pembina upacara di sekolah.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya kesadaran akan bahaya narkotika, serta mengingatkan siswa akan peran strategis mereka sebagai generasi penerus bangsa yang harus mampu menjaga diri dari ancaman narkoba. Materi yang disampaikan meliputi jenis dan penggolongan narkotika, modus peredaran narkotika yang dicampurkan ke dalam makanan, permen, minuman, serta produk rokok elektrik atau vape.

Para siswa juga diimbau agar lebih waspada dan tidak mengonsumsi makanan, minuman, maupun rokok elektrik yang mencurigakan dan berpotensi mengandung narkotika. Selain itu, disampaikan pula dampak negatif narkotika terhadap kesehatan serta informasi mengenai upaya rehabilitasi bagi pengguna.

Di akhir kegiatan, peserta upacara diajak untuk mengikuti akun media sosial resmi BNN Kabupaten Sleman serta memanfaatkan layanan call center BNNK Sleman di nomor 0822-2221-6480 sebagai sarana informasi dan pengaduan.

Pernyataan Kepala BNNK Sleman

Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol. Teguh Tri Prasetya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan KIE melalui pembina upacara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya narkotika, membangun komitmen untuk menjauhi peredaran gelap narkoba, serta membentuk ketahanan diri remaja yang berkarakter anti narkotika.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, berprestasi, dan Bersinar (Bersih Narkoba),” tegasnya.

( */Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM