Foto.Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Drs. Muhamad Aji Wibowo, M.Si.dok.


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com - Sebanyak 38 pelajar terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman Tahun 2026. Mereka terdiri atas 19 putra dan 19 putri yang akan mengemban tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Drs. Muhamad Aji Wibowo, M.Si., menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers di Aula Kesbangpol Sleman, Rabu (11/8/2026).

Aji mengatakan, proses pembentukan Paskibraka Sleman 2026 telah melalui tahapan seleksi yang panjang dan berlapis. Seleksi tidak hanya mengutamakan kemampuan fisik, tetapi juga mempertimbangkan wawasan kebangsaan, kesehatan, kedisiplinan, karakter, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Proses seleksi dilakukan secara berlapis untuk mendapatkan putra-putri terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila,” jelas Aji.

Pendaftaran calon Paskibraka Sleman dilaksanakan pada 9–13 Maret 2026 melalui mekanisme luring dan daring. Pendaftaran secara langsung dilakukan di Gedung Unit 1 Pemerintah Kabupaten Sleman, sedangkan pendaftaran daring melalui portal resmi Paskibraka BPIP.

Antusiasme pelajar cukup tinggi. Tercatat sebanyak 308 siswa mendaftar, terdiri atas 168 putra dan 140 putri. Setelah melalui seleksi administrasi, tes Wawasan Kebangsaan (TWK), serta Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), sebanyak 162 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Para peserta tersebut berasal dari 42 sekolah di Kabupaten Sleman. Seleksi lanjutan yang berlangsung 6–9 April 2026 meliputi wawasan kebangsaan, pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan, serta Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, kemudian ditetapkan 46 calon Paskibraka. Sebanyak 16 peserta di antaranya diajukan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi DIY dan nasional.

Hasilnya, tujuh wakil Sleman berhasil lolos seleksi tingkat Provinsi DIY, sementara satu orang berhasil menembus tingkat nasional, yakni Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.

Menurut Aji, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sleman sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan generasi muda di daerah.

38 Paskibraka Terpilih

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, sebanyak 38 pelajar akhirnya ditetapkan sebagai Paskibraka Kabupaten Sleman 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 19 putra dan 19 putri.

Jumlah anggota Paskibraka tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2025 yang mencapai 74 orang. Meski demikian, Aji menegaskan bahwa proses seleksi tetap diarahkan untuk mendapatkan anggota Paskibraka yang memenuhi standar kompetensi dan memiliki karakter kuat.

Para Paskibraka terpilih saat ini menjalani pemusatan pelatihan sejak 21 Juli hingga 13 Agustus 2026. Mereka mendapatkan pembinaan dan latihan intensif meliputi PBB, tata upacara, kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, kepemimpinan, kerja sama tim, wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila.

Setelah pemusatan pelatihan, para calon Paskibraka akan menjalani masa karantina pada 14–18 Agustus 2026.

Mereka dijadwalkan dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Sleman 2026 pada 15 Agustus 2026. Pengukuhan tersebut menjadi penanda kesiapan mereka mengemban amanah dalam pelaksanaan tugas kenegaraan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tak Sekadar Mengibarkan Bendera

Aji menegaskan, tugas Paskibraka tidak berhenti pada pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus.

Para Paskibraka juga diharapkan mampu menjalankan peran sebagai Duta Pancasila dan menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungannya.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas upacara. Mereka juga membawa nilai-nilai Pancasila dan diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda,” ujarnya.

Nilai-nilai tersebut diharapkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap gotong royong, toleransi, persatuan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Puncak tugas 38 anggota Paskibraka Sleman akan berlangsung pada 17 Agustus 2026, saat mereka bertugas dalam pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selanjutnya, pada 18 Agustus 2026, sebanyak 38 anggota Paskibraka Kabupaten Sleman dijadwalkan diterima Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan tugas.

Dari ratusan pelajar yang mengikuti proses seleksi, 38 putra-putri terpilih kini dipercaya membawa nama Kabupaten Sleman. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga diharapkan mampu membawa semangat Pancasila dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

( Red/pay ).