![]() |
| Haul 171 PBH Diponegoro di nDalem Tegalrejo,/dok.cakrainvestigasi.com/ |
YOGYAKARTA, Cakrainvestigasi.com — Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Padi) menggelar Peringatan Haul ke-171 Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Diponegoro di nDalem Tegalrejo, Monumen Diponegoro, Yogyakarta, Kamis Kliwon (8/1/2026).
Peringatan haul ini menandai 171 tahun wafatnya BPH Diponegoro yang gugur pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional sekaligus pemimpin tertinggi Perang Jawa 1825–1830 tersebut wafat dalam usia 69 tahun dan meninggalkan warisan perjuangan besar bagi bangsa Indonesia.
Selain sebagai doa untuk almarhum, kegiatan haul juga bertujuan mempererat silaturahmi antara Trah Diponegoro, para pemangku kepentingan, dan masyarakat umum. Dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi dalam Warisan Perjuangan”, acara ini menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan BPH Diponegoro.
Baca juga : Kasdim 0707/Wonosobo Hadiri Panen Raya, Dukung Ketahanan Pangan |
Ketua Panitia Haul ke-171 BPH Diponegoro, R. Dwi Akseptoro TY, Amd.IP, ST (Yuki), menyampaikan bahwa semangat perjuangan Diponegoro tetap relevan untuk diteladani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga persatuan, keadilan, dan keutuhan NKRI.
Rangkaian acara diawali dengan khataman Al-Qur’an, sholawat Nabi, dan tahlil, dilanjutkan istighosah serta mauidhoh hasanah yang dipimpin oleh Syeikh Abu Zaki As-Sangafuri Al-Hadhrami (Malaysia), KH Muhammad Nilzam Yahya, M.Ag., dan Ustadz M. Yaser Arafat. Acara juga dimeriahkan penampilan hadroh serta seni angklung dari berbagai komunitas sosial.
Penampilan siswa siswi dari panti Asuhan Bina Siwi.Tak kalah menarik, dalam haul ke-171 ini turut ditampilkan pertunjukan dari putra-putri Yayasan Panti Asuhan Bina Siwi, yang berhasil memukau para hadirin dengan penampilan penuh makna dan semangat kebersamaan.
Haul tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah DIY, TNI AD, alim ulama, anggota legislatif, tokoh masyarakat, santri, serta masyarakat umum.
Sebagai informasi, Patra Padi telah melaksanakan reorganisasi kepengurusan pada November 2025, dengan terpilihnya Saiful Achmad Diponegoro dari Trah Diponegoro Makassar sebagai Ketua Umum Patra Padi periode 2025–2029.
Melalui peringatan haul ini, Patra Padi berharap nilai-nilai kepahlawanan BPH Diponegoro terus hidup dan mampu melahirkan generasi muda yang berkhidmat dan berjuang untuk Ibu Pertiwi. ( Pay )

Social Header
Berita