![]() |
| Ilustrasi.cakrainvestigasi.com |
GUNUNGKIDUL, Cakrainvestigasi.com — Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mengakui tidak mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata serta jumlah wisatawan beretribusi sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Pariwisata Gunungkidul melalui Kepala Bidang Pengembangan, Priyanta, target kunjungan wisatawan pada 2025 ditetapkan sebanyak 3.103.270 orang dengan target PAD Rp33.540.349.900.
Namun hingga akhir tahun, realisasi kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 2.835.736 orang, sementara PAD yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp30,4 miliar atau 90,96 persen dari target yang ditetapkan.
“Memang target belum tercapai sepenuhnya. Ada beberapa faktor yang cukup berpengaruh terhadap capaian pariwisata sepanjang 2025,” ujar Priyanta, Senin ( 5/1/2026)
Ia menjelaskan, sebagian besar destinasi wisata di Gunungkidul merupakan wisata alam seperti pantai, goa, bukit, sungai, dan pegunungan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca.
“Awal tahun 2025 terjadi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi di wilayah destinasi wisata Gunungkidul. Bahkan banjir juga melanda sejumlah daerah sumber wisatawan, khususnya wilayah Pantura mulai Cirebon hingga Bojonegoro, sehingga berdampak pada penurunan kunjungan,” jelasnya.
Selain faktor cuaca, kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Drini turut berdampak terhadap kunjungan wisata pantai, meskipun sifatnya hanya sementara.
Faktor lain adalah kebijakan daerah asal wisatawan, terutama larangan kegiatan studi tour. Sariyanto menyebutkan, Provinsi Jawa Barat selama ini menjadi penyumbang wisatawan terbesar kedua ke Gunungkidul setelah Jawa Tengah.
“Kebijakan pemerintah pusat di awal tahun terkait penyesuaian anggaran juga berdampak pada sektor pariwisata, khususnya pada tingkat hunian dan akomodasi,” tambahnya.
Meski demikian, kunjungan wisatawan tetap mengalami lonjakan pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca juga : Pastikan Keamanan Arus Balik, Personel Gabungan Siaga di Stasiun KA Tanjungbalai |
Pada libur Natal 2025 yang berlangsung selama dua hari, yakni 25 dan 26 Desember, tercatat:
25 Desember 2025
Wisatawan: 28.911 orang
PAD: Rp346.929.100
26 Desember 2025
Wisatawan: 24.366 orang
PAD: Rp306.303.000
Sementara itu, pada libur malam Tahun Baru 1 Januari 2026, jumlah kunjungan diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu wisatawan dengan PAD sekitar Rp180 juta.
Sedangkan pada libur Tahun Baru 2026, total kunjungan tercatat sebanyak 52.064 wisatawan dengan perolehan PAD Rp659.935.400.
Dinas Pariwisata Gunungkidul berharap pada tahun 2026 kondisi cuaca dan kebijakan pemerintah dapat lebih mendukung sektor pariwisata sehingga target kunjungan dan PAD dapat tercapai secara optimal. ( Pay )

Social Header
Berita