![]() |
| Pelatihan Dai Ikadi Klaten./foto.dok.kmf/ |
KLATEN ,Cakrainvestigasi.com – Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Upgrading Dai Jelang Ramadhan 1447 Hijriah di Pendopo Serda Klaten, Ahad (8/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 134 peserta, yang mayoritas merupakan pelajar dan generasi muda.
Salah satu peserta, Nuril (16), pelajar kelas X SMA Negeri 2 Klaten, mengaku tertarik mengikuti pelatihan dai tersebut setelah mendapat informasi dari mantan gurunya. Ia hadir mewakili organisasi kerohanian Islam (Rohis) di sekolahnya.
“Saya mendapat informasi pelatihan dai ini dari mantan guru SMA 2 Klaten. Dari sekolah saya datang sendiri mewakili Rohis. Pematerinya bagus dan komunikatif,” ujarnya.
Pelajar yang tinggal di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten itu juga mengaku telah terbiasa berdakwah di lingkungan sekitarnya. Ia belajar mengaji dari tetangganya dan aktif mengajar TPA di masjid sekitar rumah.
“Saya pernah menjadi khatib Jumat di sekolah. Saya belajar ngaji dari bapaknya teman. Di rumah juga mengajar TPA. Keinginan saya suatu saat bisa menjadi khatib Salat Id,” tambahnya.
Baca juga : Bawa Clurit dan Rusak Mobil, Dua Pemuda Diamankan Warga di Jetis Bantul |
Sementara itu, Ustadz Tukimin AF, Ketua Bidang Dakwah IKADI Klaten, menjelaskan bahwa pelatihan dai merupakan agenda rutin tahunan organisasi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Total peserta ada 134 orang dan sebagian besar merupakan pelajar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para dai dengan pemahaman dan keterampilan dakwah yang memadai menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam kegiatan tersebut, terdapat tiga tema utama yang disampaikan oleh para pemateri.
“Materi yang disampaikan meliputi fikih dakwah oleh Ustadz Budiman Mustofa dari Pondok Pesantren Ibnu Abbas Klaten, public speaking oleh Ustadz Ali Hufron yang juga dai Kamtibmas, serta bedah buku ‘Kurma’ yang berisi kumpulan ringkas materi Ramadhan. Setiap peserta juga mendapatkan buku sebagai bekal dakwah,” pungkasnya.
( */Pay )

Social Header
Berita