![]() |
| Bupati Kulon Progo Jenguk Siswi SD yang Asuh Adik di Sekolah dan salurkan Bantuan Tali Asih./foto.dok.kmf/ |
KULON PROGO, Cakrainvwstigasi.com — Bupati Kulon Progo R. Agung Setyawan hadir langsung menjenguk AR (9), siswi kelas 3 SD Negeri Gembongan, Sentolo, sebagai wujud tradisi luhur ngaruhke—menengok, peduli, dan merasakan apa yang dialami warga.
AR dan keluarganya tengah menghadapi ujian berat. Ibunda AR, Rubiyati (36), saat ini berjuang melawan kanker payudara dan menjalani pengobatan kemoterapi, sehingga kemampuan mengasuh anak menjadi sangat terbatas.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa Ibu dan AR tidak berjalan sendirian,” ujar Bupati Kulon Progo.
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Baznas Kulon Progo, Dinas Sosial P3A, Disdikpora, Kapanewon Sentolo, Kalurahan Salamrejo, Puskesmas Sentolo II, pendamping kalurahan, serta Program Keluarga Harapan (PKH). Rombongan menyalurkan bantuan tali asih berupa uang tunai, sembako, dan buah-buahan.
Kisah AR sempat viral di media sosial setelah diketahui ia harus mengajak adiknya yang berusia tiga tahun ke sekolah karena sang ibu tidak mampu beraktivitas normal dan tidak ada anggota keluarga lain yang bisa membantu. Kondisi tersebut telah dijalani AR sejak awal Januari 2026.
Baca juga : Pengajian Sholawatan Ahad Wage di Wates Jadi Pemersatu Jamaah |
Di usia yang masih belia, AR membantu merawat ibunya, mengurus rumah, dan mengasuh adiknya, bahkan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah disebut memberikan dukungan dan tidak keberatan dengan kondisi tersebut.
Pemkab Kulon Progo berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat meringankan beban keluarga AR serta memastikan hak anak untuk tumbuh, belajar, dan bermain tetap terpenuhi. Pendampingan dan dukungan moral akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara bagi anak-anak dalam situasi rentan.
Sementara itu, Rubiyati mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian Bupati Kulon Progo dan seluruh pihak. Ia berharap dapat segera pulih dan kembali menjalankan peran sebagai orang tua sepenuhnya.
Kisah AR menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menjaga nilai kemanusiaan, terutama bagi anak-anak yang tengah berjuang dalam keterbatasan.
(Pay)

Social Header
Berita