![]() |
| Kasdim 0707/Wonosobo saat coffe morning bersama Forkopimda./foto.dok.pendim/ |
WONOSOBO,Cakrainvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar coffee morning sebagai sarana silaturahmi dan koordinasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Rabu (12/2/2026).
Kegiatan yang digelar di salah satu lokasi strategis di Wonosobo tersebut dihadiri Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo, mewakili Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno, menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama, terutama menghadapi dinamika ekonomi masyarakat selama Ramadhan.
“Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, kebutuhan ekonomi meningkat. Harga sembako dan barang kebutuhan lainnya biasanya ikut naik. Kondisi ini bisa membawa dampak positif maupun negatif, termasuk potensi peningkatan angka kriminalitas,” ujar Mayor Siswoto.
Ia menegaskan, Kodim 0707/Wonosobo siap mendukung Polri dalam memperkuat pengamanan wilayah. Pihaknya akan meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
“Kami siap bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya agar Kabupaten Wonosobo tetap aman dan kondusif, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag., berharap situasi daerah tetap aman dan terkendali menjelang Ramadhan 1447 H. Ia menilai coffee morning tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi dan respons cepat terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Forkopimda dapat bersilaturahmi sekaligus menyikapi situasi di Kabupaten Wonosobo secara cepat dan tanggap,” kata Bupati Afif.
Baca juga : Disdik Sleman Sesuaikan Jam dan Pola Pembelajaran Selama Ramadhan 2026
Ia menekankan pentingnya upaya pencegahan dini dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Pemerintah daerah, lanjutnya, mengapresiasi peran unsur intelijen dan seluruh instansi yang telah bekerja menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur intelijen dan instansi terkait yang telah melakukan deteksi dini dan cegah dini, sehingga Kabupaten Wonosobo tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar kasus peredaran uang palsu yang sempat terjadi di Kecamatan Kertek tidak terulang kembali. Ia meminta penanganan cepat dan tegas agar tidak meluas ke wilayah lain.
Selain itu, peredaran petasan selama Ramadhan turut menjadi perhatian. “Peredaran petasan perlu ditertibkan agar tidak mengganggu masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.
Coffee morning ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan di Kabupaten Wonosobo.
( */Pay )


Social Header
Berita