Berita

Breaking News

Pemerintah Harus Berperan Memberikan Solusi dan Pembinaan Terkait Polusi Udara Akibat Pembakaran Batok Kelapa

Pembakaran Batok Kelapa./ Foto.dok.bs/


PURWOREJO, Cakrainvestigasi.com - Warga Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah resah akibat polusi udara yang dihasilkan dari pabrik pembuatan arang batok kelapa, Polusi udara zat berbahaya yang dapat merugikan makhluk hidup dan lingkungan.

Dalam hal ini pemerintah daerah Purworejo memiliki peran dalam mengatasi polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik tempat pembakaran batok kelapa , Jumat 6 Februari 2026.

Pemilik usaha saat di konfimasi mengatakan,terkait asap pembakaran batok yang tebal dan menyengkat saya mengakui namun saya belum ada solusi,

Dari dinas pernah menyarankan untuk meninggihkan pagar setinggi dua rumah, kan itu pakai biaya sedangkan saat ini belum ada uang ujar kliwon ke awak media 

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo, Nurjanah menyampaikan, bahwa untuk pembakaran batok di Kelurahan Tambakrejo tersebut terindikasi ada pencemaran lingkungan. Nanti akan segera ditindaklanjuti untuk memastikan.

"Kita nanti akan verifikasi dahulu apakah benar telah terjadi pencemaran lingkungan disana. Nanti kalau memang terindikasi ada pencemaran kita akan melakukan pembinaan," kata Nurjanah.


Baca juga : Maxim Indonesia Tegaskan Tolak Kekerasan Terkait Viral Perselisihan di Gamping | 

Lebih lanjut, Nurjanah mengungkapkan, bahwa pembinaan yang dilakukan oleh LH itu nanti akan memberikan edukasi kepada para pelaku usaha supaya tidak membuat rugi orang lain.

"Terkait penindakan kita tidak ada kewenangan, tugas kita melakukan pembinaan terhadap kegiatan tersebut. Nanti juga ada pembinaan dari penerbit izin kepada para pelaku kegiatan," ungkapnya.

Nurjanah menambahkan, pihak LH berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melihat langsung apa yang telah dikeluhkan oleh warga.

"Nanti akan kita suruh pemilik usaha untuk bikin cerobong yang tinggi supaya asapnya tidak menggangu warga sekitar," tandasnya.

Diketahui, bahwa asap dari pembakaran batok kelapa mengandung berbagai partikel berbahaya, termasuk karbon monoksida, sulfur dioksida dan partikel halus (PM2.5) yang dapat menembus jauh ke dalam paru-paru.

Selain itu, paparan jangka panjang terhadap zat-zat tersebut bisa menyebabkan penyakit pernafasan kronis, masalah kardiovaskular dan bisa meningkatkan resiko kanker.

( BS )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM