![]() |
| Ilustrasi.cakrainvestigasi.com |
GUNUNGKIDUL, Cakrainvestigasi.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul menunjukkan tren peningkatan pasca dilakukannya pergantian petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di kawasan pantai.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul melalui Kepala Bidang Pengembangan, Nanang, saat dikonfirmasi cakrainvestigasi.com, Sabtu (7/2/2026).
Nanang menjelaskan, berdasarkan data Sistem Administrasi Manajemen Pariwisata (Samapi) hingga 6 Februari 2026, total PAD sektor pariwisata yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp7,4 miliar. Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Pasca pergantian petugas TPR, penerimaan PAD menunjukkan peningkatan. Ini menjadi indikator positif dalam pengelolaan retribusi pariwisata. Selain itu, peningkatan juga dipengaruhi oleh penataan destinasi, hadirnya destinasi wisata baru, serta adanya beberapa hari libur,” ujar Nanang.
Baca juga : Dinas Kebudayaan Kulon Progo Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Nyadran Agung 2026 |
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan berbagai terobosan dan pembenahan guna mendorong peningkatan PAD ke depan.
“Kami terus berupaya melakukan inovasi serta penguatan pengelolaan sektor pariwisata agar kontribusi PAD semakin optimal,” kata Hary.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap peningkatan PAD sektor pariwisata ini dapat terus berlanjut seiring dengan perbaikan tata kelola dan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
( Pay ).

Social Header
Berita