Berita

Breaking News

Kodim 0707/Wonosobo Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Berakhlak Mulia

Dandim 0707/Wonosobo saat Peringati Isra Mi’raj 1447 H,/foto.dok.pendim/


WONOSOBO, Cakrainvestigasi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0707/Wonosobo menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Musala As Syuhada, Makodim 0707/Wonosobo, Kamis (22/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.”

Acara dibuka oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0707/Wonosobo, Mayor Arh Siswoto Nuharjo, yang membacakan amanat Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa seluruh prajurit TNI harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, salah satunya melalui kegiatan keagamaan pada momentum peringatan hari besar Islam.

“Pesan dan nasihat yang disampaikan penceramah hendaknya dijadikan pedoman serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai prajurit TNI maupun dalam lingkungan keluarga. Hal ini merupakan bagian dari pembentukan karakter prajurit yang kuat dan prima,” ujar Mayor Arh Siswoto saat membacakan amanat Dandim.

Penceramah utama, Kyai Lutfianto, dalam tausiyahnya menyampaikan hikmah mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj. Ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, kemudian dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, tempat Allah SWT secara langsung memerintahkan kewajiban shalat lima waktu kepada umat Islam.


Baca juga : Pemkab Kulon Progo Siap Dukung Penuh Penyelenggaraan Haji 2026 |

Menurutnya, peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada tahun 621 Masehi, saat Nabi Muhammad SAW berusia 52 tahun dan tengah menghadapi masa-masa sulit setelah wafatnya istri tercinta Khadijah ra serta pamannya, Abu Thalib.

“Di tengah cobaan berat tersebut, Allah SWT justru memberikan hadiah terbesar berupa perintah shalat lima waktu. Shalat menjadi tiang agama sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelas Kyai Lutfianto.

Ia juga menekankan bahwa Isra Mi’raj mengajarkan keteguhan iman, kesabaran, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sangat relevan untuk diterapkan oleh prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Meneladani akhlak Rasulullah SAW akan membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi demi terwujudnya Indonesia Maju yang berlandaskan iman dan ketakwaan,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj ini diikuti oleh seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0707/Wonosobo, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan menjadi momentum penguatan spiritual di tengah pelaksanaan tugas kedinasan.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Kodim 0707/Wonosobo berkomitmen terus membina prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan keimanan yang kuat guna mendukung terwujudnya Indonesia Maju.( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM