Berita

Breaking News

Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta Dukung Pedestrian Malioboro, Usulkan Parkir Berbasis Kampung

Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta Dukung Pedestrian Malioboro./foto.dok.kris/


YOGYAKARTA ,Cakrainvestigasi.com – Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kebijakan pedestrian di kawasan . Dukungan tersebut disampaikan usai audiensi dengan Kepala Dinas Perhubungan DIY beserta jajaran di Yogyakarta, Selasa (24/2/2026).

Anggota Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta, Nur Oryza Argo, mengatakan pedestrianisasi Malioboro merupakan langkah strategis untuk menegaskan wajah Yogyakarta sebagai kota budaya, kota wisata, sekaligus ruang publik yang humanis dan ramah pejalan kaki.

“Kawasan pedestrian bukan hanya proyek fisik, tetapi juga proyek sosial yang membangun interaksi dan identitas kota,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga : Forum Yogya Damai Bubarkan Aksi Demo di Depan Mapolda DIY, Ajak Warga Jaga Kondusivitas 

Sebagai bentuk dukungan konstruktif, pihaknya mengusulkan solusi kantong parkir berbasis kampung di wilayah penyangga Malioboro, yakni Kampung Pajeksan dan Kampung Jogonegaran, Kemantren Gedongtengen. Model ini dinilai mampu mengurai persoalan parkir sekaligus memberdayakan ekonomi warga setempat.

Selain itu, Arus Bawah juga meminta perhatian Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap pekerja parkir dan pelaku UMKM eks Taman Parkir ABA yang saat ini direlokasi sementara di lahan Cafe Menara. Mereka menilai relokasi tersebut bersifat sementara dan perlu segera dicarikan solusi permanen agar tidak menimbulkan ketidakpastian ekonomi maupun konflik sosial.

Arus Bawah menegaskan, kebijakan pedestrianisasi harus dilaksanakan secara inklusif dan berkeadilan sosial, tanpa mengorbankan kelompok rentan.

“Kota bukan hanya ruang wisata, tetapi juga ruang hidup bagi pekerja parkir, pedagang kecil, dan warga kampung. Kami siap mengawal kebijakan ini agar benar-benar berpihak pada rakyat,” tegasnya.

( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM