![]() |
| Pemkab Sleman Gelar Grebeg Pasar Takjil di pasar kejambon, Sindumartani./foto.dok.kmf/ |
SLEMAN,Cakrainvestigasi.com - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman menggelar Grebeg Pasar Takjil yang merupakan rangkaian dari program GEMPAR (Gerakan Meramaikan Pasar). Kegiatan Grebeg Pasar Takjil dibuka pada Senin, (23/2) di Pasar Kejambon, Sindumartani, Ngemplak.
Rombongan Pemkab Sleman dipimpin oleh Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto dan diikuti ASN OPD di lingkungan Pemkab Sleman untuk meramaikan Grebeg Pasar Takjil.
Kepala Dinas Perindag Sleman, Mae Rusmi menyampaikan Grebeg Pasar Takjil merupakan rangkaian dari GEMPAR yakni Gerakan Meramaikan Pasar yang diinisasi Disperindag Sleman dengan berbelanja di 32 pasar tradisional oleh seluruh ASN dan perangkat daerah.
Memasuki bulan Ramadhan, Disperindag menginisiasi Grebeg Pasar Takjil di 5 pasar tradisional yakni Pasar Kejambon (55 pedagang) di tanggal 23 Februari, Pasar Potrojayan (23 pedagang) pada 27 Februari, Pasar Sleman Unit II (62 pedagang), Pasar Cebongan (28 pedagang) dan Pasar Godean (45 pedagang) pada Jumat 6 Maret.
Baca juga : Di Duga Melanggar Standar Operasional Prosedur , KLH Segel PT New Ramon Star
“Grebeg Pasar Takjil dimaksudkan untuk pemberdayaan UMKM yang dimana bagaimana kita meningkatkan UMKM pendapatan di bulan Ramadhan dan penataan pedagang agar lingkungan lebih bersih, rapi dan nyaman bagi pengunjung serta menggiatkan ekonomi lokal,” ujarnya
Sementara itu, Sekda Sleman, Susmiarto menyampaikan Grebeg Pasar Takjil adalah momen silaturahmi antara masyarakat dan Pemkab Sleman. Susmiarto mewakili Pemkab Sleman juga turut mengucapkan selamat memasuki Ramadhan sekaligus mengapresiasi antusias masyarakat dalam merayakan Ramadhan melalui Pasar Takjil di Pasar Kejambon ini.
“Mari bersama-sama jaga pasar kita agar masyarakat tetap menggiatkan ekonomi masyarakat. Kegiatan Grebeg Pasar Takjil ini dilaksanakan guna untuk ‘nglarisi’ pedagang lokal di pasar saat Ramadhan. Kami berharap rezeki bapak ibu lancar dan berkah,” ucap Susmiarto.
Untuk Bantuan bingkisan Ramadan sendiri ada 30 dari Baznas Sleman di tiap lokasi pasar, 20 dari BMT MUU Sejahtera + Vocer belanja takjil Rp.5rb dan Rp.10rb sejumlah Rp.3,4jt di pasar Kejambon untuk nglarisi pedagang takjil.
Pada kesempatan tersebut rombongan Pemkab Sleman yang terdiri dari OPD, BUMD, Baznas serta BPD juga menyerahkan 30 bingkisan sembako dari Baznas Sleman.
( */Pay )


Social Header
Berita