Berita

Breaking News

Jogja Bird Arena Bangkitkan Nostalgia Gantangan di Monjali, Founder Ajak Kicau Mania Ramaikan Lomba 5 April

Foto.Agung/ bang Markus.dok.


Yogyakarta,Cakrainvestigasi.com – Komunitas pecinta burung atau kicau mania di Yogyakarta kembali menggeliat dengan hadirnya Jogja Bird Arena yang berlokasi di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali). Inisiatif ini digagas oleh Agung Seturan, yang akrab disapa Bang Markus, selaku founder Jogja Bird Arena.

Agung menyampaikan, pendirian gantangan ini dilatarbelakangi keinginan untuk menghidupkan kembali suasana perburungan di Yogyakarta seperti pada masa kejayaannya.

“Ini sebenarnya upaya untuk menghidupkan lagi memori lama. Dulu awal perburungan di Jogja itu berkembang di Monjali dan Singosaren,” ujar Agung saat di konfirmasi awak media, Minggu ( 29/3).


Bangkitkan Memori Lama

Agung mengungkapkan, dirinya merupakan bagian dari generasi lama kicau mania yang aktif sekitar tahun 2005 hingga 2012. Setelah sempat vakum dari aktivitas lomba, ia mengaku tetap memelihara burung meski tidak lagi aktif turun ke lapangan.

“Dulu kami sering berangkat lomba bareng ke luar kota. Saat itu gantangan di Jogja masih terbatas, hanya di Monjali dan Singosaren. Jadi ini seperti mengulang kembali kenangan lama,” katanya.

Menurutnya, semangat kebersamaan itulah yang mendorong dirinya kembali terlibat dalam dunia perburungan.

“Karena banyak teman lama, ya akhirnya diajak lagi. Istilahnya, ‘ayo bareng-bareng lagi’,” tambahnya.

Fasilitas Terbuka untuk Komunitas

Agung menegaskan, Jogja Bird Arena tidak hanya diperuntukkan bagi satu komunitas tertentu, melainkan terbuka untuk berbagai pihak, termasuk event organizer (EO) maupun organisasi perburungan seperti PBI.

“Kita terbuka untuk siapa saja. Silakan dipakai bersama, yang penting jadwal bisa diatur dengan baik. Intinya kita ingin memeriahkan kembali dunia perburungan di Jogja,” jelasnya.

Ajak Ramaikan Lomba 5 April

Sebagai langkah awal, Jogja Bird Arena akan menggelar lomba burung berkicau pada 5 April mendatang. Agung berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum kebangkitan komunitas kicau mania, khususnya para penghobi lama.

“Kami berharap teman-teman kicau mania bisa ikut meramaikan lomba tanggal 5 April. Ini juga jadi ajang nostalgia bagi penggemar lama,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan, gantangan di Monjali dapat kembali eksis dan menjadi pusat aktivitas perburungan di Yogyakarta.

“Semoga ke depan bisa langgeng dan kembali memeriahkan dunia perburungan di Jogja,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Agung juga menyampaikan pesan kepada seluruh kicau mania.

“Salam untuk kicau mania semua. Satu hobi, satu jiwa, satu tujuan, satu rasa,” tutupnya.

( Pay ).

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM