Berita

Breaking News

KA Gajayana Tambahan Tertemper Orang di Jalur Maguwo–Brambanan, KAI Imbau Masyarakat Disiplin

/Foto.petugas saat berada di lokasi kejadian/ dok./


SLEMAN, Cakrainvestigasi.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyayangkan insiden tertempernya seseorang oleh kereta api di jalur antara Maguwo–Brambanan, Jawa Tengah, Rabu pagi.( 25/3)

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.53 WIB dan melibatkan KA 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang di kilometer 155+3/4. Korban yang tertemper langsung ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memastikan bahwa seluruh awak dan penumpang kereta dalam kondisi selamat.

“Seluruh awak dan penumpang KA dalam kondisi aman. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas kejadian ini,” ujarnya.

Feni menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api yang merupakan area steril untuk operasional perjalanan kereta.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, berhati-hati, serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku. Jangan beraktivitas di jalur KA karena sangat berbahaya,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Kalasan, AKP Wartono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi di wilayah Dusun Dodogan, Kringinan, Tirtomartani, Kalasan sekitar pukul 08.05 WIB.

“Korban diketahui berinisial BL, warga setempat,” jelasnya.

Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta menggunakan ambulans dari relawan YRKI.

KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat perlintasan liar serta selalu melintasi jalur kereta api melalui perlintasan resmi. Disiplin dan kewaspadaan dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat dapat lebih disiplin, tidak membuat perlintasan liar, serta hanya melintas di jalur resmi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Feni.

KAI Daop 6 Yogyakarta terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan di sekitar jalur kereta api demi melindungi diri sendiri, penumpang, serta petugas operasional di lapangan.

( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM