![]() |
| Foto.ilustrasi kunjungan wisata ke pantai Gunungkidul. |
GUNUNGKIDUL, Cakrainvestigasi.com – Lonjakan kunjungan wisatawan terjadi di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Gunungkidul, tercatat sebanyak 230.669 pengunjung memadati kawasan wisata dalam kurun waktu enam hari, mulai 19 hingga 24 Maret 2026.
Dari jumlah tersebut, sektor pariwisata berhasil menyumbang pendapatan sebesar Rp2.856.667.200. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, khususnya ke destinasi pantai dan alam yang menjadi andalan wilayah Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menyampaikan bahwa puncak kunjungan terjadi bertepatan dengan momentum libur Lebaran. Ia menjelaskan, berdasarkan catatan resmi, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026, yang menjadi awal meningkatnya arus wisatawan secara signifikan.
“Selama periode 19 sampai 24 Maret 2026, total pengunjung mencapai 230.669 orang dengan pendapatan lebih dari Rp2,8 miliar,” ujar Eko saat dikonfirmasi awak media, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut tidak lepas dari momentum libur panjang serta daya tarik destinasi wisata Gunungkidul yang terus diminati wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Meski terjadi lonjakan pengunjung, pihaknya memastikan pengelolaan wisata tetap berjalan dengan baik. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, serta kelancaran arus wisatawan di lapangan.
Dinas Pariwisata juga mengimbau kepada para pengunjung agar tetap mematuhi aturan yang berlaku di setiap destinasi wisata, termasuk menjaga kebersihan dan keselamatan selama berwisata.
Dengan capaian tersebut, sektor pariwisata Gunungkidul dinilai terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu penopang penting perekonomian daerah, khususnya pada momen libur keagamaan.
( Pay )

Social Header
Berita