Berita

Breaking News

FKPRN KGN DPP RI Gelar Harlah ke-4 dan Syawalan di Bantaran Kali Code, Angkat Isu Lingkungan dan Kenakalan Remaja

Foto.FKPRN KGN DPP RI Gelar Harlah ke-4 dan Syawalan di Bantaran Kali Code, Angkat Isu Lingkungan dan Kenakalan Remaja.dok.


YOGYAKARTA, Cakrainvestigasi.com - Forum Komunikasi Perjuangan Rakyat Nusantara Ksatria Garuda Nusantara DPP RI (FKPRN KGN DPP RI) menggelar rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 dan Syawalan 2026 di bantaran Kali Code bagian selatan, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diisi dengan aksi sosial, edukasi, hingga sarasehan nasional yang menyoroti isu lingkungan dan kenakalan remaja.

Ketua panitia, Nataniel Budi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara swadaya dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. “Peserta yang hadir bahkan melebihi kapasitas yang kami perkirakan,” ujarnya.

Aksi Bersih Lingkungan
Kegiatan diawali dengan kerja bakti pembersihan bantaran Kali Code yang dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 12 April 2026 dan 19 April 2026. Aksi ini melibatkan masyarakat setempat serta didukung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur kewilayahan, termasuk Kapanewon Mergangsan dan Kelurahan Brontokusuman. Lokasi bantaran Kali Code dipilih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pinggiran sungai.

Senam Sehat dan Pentas Seni
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, panitia juga menggelar senam sehat yang diikuti warga secara antusias. Kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni rakyat yang menampilkan grup dangdut PMMY serta pertunjukan tari dari Sanggar Seni Budaya Rajawali Mas.

Sarasehan Nasional
Puncak acara diisi dengan sarasehan nasional bertema “Pencegahan Kenakalan Remaja Ekstrem di Jalanan Dampak Pengaruh Genk”. Kegiatan ini menghadirkan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, sebagai keynote speaker, serta sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi hukum, dan tokoh masyarakat.

Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah poin penting, di antaranya peran krusial orang tua dalam pembinaan anak, pengaruh lingkungan dan pendidikan terhadap perilaku remaja, serta pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja.

Pendekatan penanganan kejahatan jalanan juga ditekankan melalui model kolaboratif pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan sektor lainnya.

Dari unsur kepolisian, disampaikan bahwa upaya pencegahan telah dilakukan melalui patroli rutin, pendampingan di sekolah, hingga program pemantauan anak di malam hari.



Lomba Edukatif untuk Generasi Muda
Sebagai bagian dari pemberdayaan anak, panitia menggelar lomba menggambar dengan media kardus bekas. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas sekaligus kesadaran terhadap pemanfaatan limbah.

Para pemenang mendapatkan trofi dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Dukungan Pemerintah
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY yang menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam membina generasi muda serta mencegah kenakalan remaja.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FKPRN KGN DPP RI menegaskan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta mendorong terciptanya generasi muda yang lebih baik melalui kolaborasi lintas sektor.

( Pay ).

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM