![]() |
| Foto.dugaan pengangsu Bbm Subsidi.dok.cakra. |
PURWOREJO , CakraInvestigasi.com - Praktik dugaan penyalahgunaan dan penimbunan BBM subsidi jenis Pertalite kembali menjadi sorotan di Kabupaten Purworejo. Seorang pria yang diduga sebagai pengangsu BBM kedapatan tengah memindahkan bahan bakar dari sebuah mobil pribadi ke sejumlah jerigen di wilayah Desa Meggulung, Kecamatan Pituruh, Selasa (26/5/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika awak media mencurigai aktivitas sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi AA 17XX GC yang baru keluar dari salah satu SPBU di wilayah Pituruh. Kendaraan itu kemudian diikuti hingga berhenti di kawasan Desa Meggulung.
Setibanya di lokasi, kecurigaan awak media terbukti setelah mendapati dugaan pelaku sedang memindahkan BBM dari dalam tangki kendaraan ke beberapa jerigen menggunakan alat tertentu. Aktivitas tersebut diduga merupakan praktik pengangsu BBM subsidi yang berpotensi melanggar aturan distribusi bahan bakar bersubsidi.
BBM subsidi sendiri diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah. Dugaan penimbunan maupun penyaluran tidak sesuai peruntukan dinilai dapat merugikan negara dan masyarakat, terutama karena berdampak pada distribusi BBM subsidi di lapangan.
Saat hendak dimintai keterangan, pria tersebut justru menunjukkan sikap emosional dan diduga melontarkan ancaman kepada awak media.
“Kenapa kamu mengikuti? Aku beli, bukan mencuri. Awas kamu ya, nanti kita ketemu lagi. Pergi sana, awas kalau tidak pergi,” ucapnya dengan nada tinggi.
Situasi yang dinilai tidak kondusif membuat awak media memilih meninggalkan lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak terkait mengenai dugaan aktivitas tersebut. Namun, masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri dugaan praktik pengangsu BBM subsidi dan kemungkinan adanya jaringan distribusi ilegal di wilayah Kecamatan Pituruh.
Kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Purworejo sebelumnya juga beberapa kali menjadi perhatian publik. Karena itu, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi dinilai perlu diperketat agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
( Horas )

Social Header
Berita