![]() |
| Foto.evakuaia warga .dok.stak. |
SLEMAN,Cakrainvestigasi.com — Kebocoran gas amoniak terjadi di sebuah pabrik es kristal di wilayah Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan warga di sekitar lokasi mengalami gangguan pernapasan ringan hingga iritasi mata.
Warga di sekitar pabrik, khususnya dalam radius kurang lebih 500 meter, terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena bau menyengat dari gas amoniak masih terasa hingga pukul 04.30 WIB.
Beberapa warga mengeluhkan mata pedih, tenggorokan kering, sesak napas ringan, serta bau menyengat yang menyebar ke permukiman. Aparat dan relawan segera melakukan penanganan darurat untuk membantu masyarakat terdampak.
Kepala dusun bersama warga Bayen, Babadan, relawan STAK, petugas pemadam kebakaran, BPBD Sleman, tenaga medis, ambulans, serta jajaran Polsek Kalasan turun langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan warga. Masker juga dibagikan kepada masyarakat guna mengurangi dampak paparan gas.
Tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta turut memberikan bantuan kesehatan kepada warga terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kebocoran untuk memastikan kondisi aman bagi warga sekitar. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Bahaya Gas Amoniak
Gas amoniak (NH₃) merupakan gas beracun yang bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi serius apabila terhirup dalam konsentrasi tinggi. Gas ini umum digunakan dalam industri pendingin dan pabrik es.
Paparan gas amoniak dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan, antara lain:
Iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, Batuk dan sesak napas, Luka bakar pada kulit dan mata, Mual dan muntah,Gangguan saluran pernapasan serius dalam paparan tinggi
Dalam kasus berat, paparan amoniak dapat menyebabkan kerusakan paru-paru hingga gangguan sistem saraf.
Masyarakat yang terpapar disarankan segera menuju area terbuka dengan udara bersih, menggunakan masker, membersihkan bagian tubuh yang terkena paparan dengan air bersih, dan segera mencari bantuan medis apabila mengalami sesak napas atau iritasi berat.
( Red )

Social Header
Berita