Foto.Kecelakaan BeruFoto.Kecelakaan Beruntun di Jalan Jogja–Solo Sleman, Sejumlah Pengendara Luka-Luka.dok.hms.
SLEMAN, Cakrainvestigasi.com - Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu unit bus, dua mobil, dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Jogja–Solo, tepatnya di depan Harmoni Furniture, Dusun Rejoinangun, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka serta kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mengumpulkan alat bukti, serta mengecek kondisi korban di RS Hermina Yogyakarta dan RS Hardjolukito.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan kecelakaan bermula saat kendaraan yang terlibat melaju dari arah timur atau Simpang Tiga Maguwoharjo menuju arah barat atau Janti.
“Di lajur kiri terdapat kendaraan yang belum diketahui identitasnya melaju paling depan. Kemudian sepeda motor Honda Vario yang berada di belakang berusaha mendahului dari sisi kanan. Karena jarak sudah terlalu dekat dan pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraan, sepeda motor tersebut membentur kendaraan di depannya hingga pengendaranya terjatuh,” jelasnya.
Pada saat bersamaan, di lajur kanan melaju mobil Toyota Calya yang berhasil melakukan pengereman dan menghindar ke kanan. Di belakangnya terdapat mobil Honda BR-V yang juga sempat melakukan pengereman.
Namun, bus Hino yang melaju di belakang Honda BR-V diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan karena jarak terlalu dekat sehingga menabrak Honda BR-V di depannya. Benturan tersebut membuat Honda BR-V terdorong ke depan dan menabrak Toyota Calya.
Kecelakaan kemudian berlanjut ketika sepeda motor Honda Beat yang berada di sisi kiri depan Honda BR-V ikut terjatuh akibat benturan. Tidak lama kemudian, sepeda motor Honda CB yang melaju dari belakang juga menabrak Honda BR-V karena tidak sempat menghindar.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pengendara mengalami luka-luka. Pengemudi Toyota Calya berinisial LRP (37), warga Banguntapan, Bantul, mengalami luka melepuh pada kedua lengan. Pengemudi Honda BR-V berinisial AI (48), warga Berbah, Sleman, mengalami luka lecet pada lengan kiri dan memar pada betis kiri. Sementara penumpang Honda BR-V berinisial L (42) mengalami pembengkakan pada kepala.
Korban luka berat dialami pengendara Honda Vario berinisial ASZ (19), warga Kalasan, Sleman, yang mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh. Pengendara Honda Beat berinisial AKA (17), warga Berbah, Sleman, mengalami luka lecet pada lutut kiri, punggung kaki kanan-kiri, serta tangan kiri. Sedangkan pengendara Honda CB berinisial APA (26), warga Berbah, Sleman, mengalami patah tulang pada betis kaki kiri serta luka lecet pada lutut dan tangan.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah. Bus Hino mengalami kerusakan pada bagian bemper depan dan kaca depan retak dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp5 juta. Toyota Calya mengalami kerusakan di sejumlah bagian, termasuk bemper, bodi samping, pintu belakang, serta kaca pecah dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta.
Honda BR-V juga mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang kendaraan dengan kerugian sekitar Rp20 juta. Sedangkan tiga sepeda motor yang terlibat mengalami kerusakan ringan hingga sedang dengan total kerugian masing-masing diperkirakan sekitar Rp500 ribu.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan menjaga jarak aman antar kendaraan.
“Kami mengimbau seluruh pengendara untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan berlebihan, menjaga jarak aman, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Iptu Argo Anggoro.
( Pay )


Social Header
Berita