![]() |
| Foto.logo STAK.dok. |
KLARIFIKASI
Yogyakarta,Cakrainvestigasi.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Satuan Tim Anti Kriminalitas (STAK) Yogyakarta menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak pernah membubarkan Forum Jogja Damai (FJD). Penegasan itu disampaikan usai rapat tertutup yang digelar di Mako 2 STAK Yogyakarta, Jumat (26/6/2026) malam.
Rapat yang dihadiri jajaran DPP STAK tersebut membahas evaluasi pelaksanaan program kerja organisasi selama tahun 2026 sekaligus memberikan klarifikasi atas informasi yang berkembang di media sosial mengenai hubungan STAK dengan Forum Jogja Damai.
Ketua Umum STAK Yogyakarta, Sigit Susanto, yang akrab disapa Sigit Cemo, mengatakan bahwa informasi yang menyebut STAK membubarkan Forum Jogja Damai tidak benar.
"Kami menegaskan bahwa STAK tidak pernah membubarkan Forum Jogja Damai. Informasi yang beredar di media sosial perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat," ujarnya.
Menurut Sigit, keputusan yang dihasilkan dalam rapat pengurus pada Selasa (23/6/2026) hanya berkaitan dengan perubahan peran STAK dalam Forum Jogja Damai, yakni tidak lagi menjadi pelaksana administrasi atau surat-menyurat kegiatan forum tersebut.
"Keputusan tersebut tidak mengubah komitmen kami untuk terus mendukung Forum Jogja Damai. STAK hanya tidak lagi menjalankan fungsi administrasi, sedangkan sinergi dan komunikasi tetap berjalan dengan baik," jelasnya.
Ia menambahkan, STAK Yogyakarta tetap berkomitmen menjadi wadah yang menghimpun berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta relawan untuk bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah, dan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan sosial, kemanusiaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Meski tidak lagi bertugas sebagai pelaksana administrasi Forum Jogja Damai, STAK memastikan akan tetap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan forum tersebut.
"Kami akan terus berkolaborasi dan mendukung setiap kegiatan Forum Jogja Damai demi menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta," tegas Sigit.
Melalui klarifikasi ini, DPP STAK berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Organisasi juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Yogyakarta.
( *)

Social Header
Berita