![]() |
| Foto.Gran Max Berpelat Ganda Isi Pertalite di SPBU Gintungan,dok. |
Purworejo,Cakrainvestigasi.com – Dugaan adanya celah penyalahgunaan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Gintungan (Pertamina Lugosobo), Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah ditemukan kendaraan yang diduga menggunakan dua pelat nomor berbeda saat melakukan pengisian BBM.
Berdasarkan temuan awak media di lapangan pada Minggu (28/6/2026), sebuah mobil Daihatsu Gran Max terlihat mengisi Pertalite dengan menggunakan pelat nomor yang berbeda, yakni E 8709 YH di bagian depan dan E 8303 MU di bagian belakang. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan dalam penyaluran BBM subsidi.
Untuk mengonfirmasi temuan tersebut, awak media mendatangi SPBU Gintungan pada Senin (29/6/2026). Namun, manajer SPBU tidak berada di lokasi. Naila, yang mengaku sebagai pengawas SPBU, menyampaikan bahwa manajer sedang berada di Lampung.
Saat dimintai penjelasan terkait kendaraan yang menggunakan dua pelat nomor tersebut, Naila menyatakan bahwa kendaraan tetap dapat dilayani selama salah satu nomor polisi yang terpasang sesuai dengan data barcode atau Electronic Data Capture (EDC) yang digunakan dalam transaksi pembelian BBM subsidi.
Pernyataan tersebut memunculkan perhatian terhadap efektivitas sistem pengawasan di SPBU. Pasalnya, apabila pemeriksaan hanya mengacu pada kesesuaian barcode tanpa memastikan identitas kendaraan secara menyeluruh, kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan distribusi BBM bersubsidi.
Pengamat menilai, apabila terdapat kendaraan dengan spesifikasi, warna, dan jenis yang sama namun menggunakan identitas barcode berbeda, potensi pembelian BBM subsidi secara berulang dapat terjadi apabila pengawasan tidak dilakukan secara ketat.
Atas temuan tersebut, awak media meminta PT Pertamina (Persero) maupun instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme pelayanan di SPBU Gintungan, termasuk mengevaluasi prosedur verifikasi identitas kendaraan guna memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen SPBU Gintungan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan kendaraan yang menggunakan pelat nomor berbeda maupun mekanisme pengawasan yang diterapkan untuk mencegah dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
( Horas )

Social Header
Berita