![]() |
| Foto.Ratusan Warga Banyon Tuntut Pencopotan Dukuh,dok. |
Bantul,Cakrainvestigasi.com – Ratusan warga Pedukuhan Banyon, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kalurahan Pendowoharjo, Senin (29/6/2026). Massa menuntut pencopotan Dukuh Banyon atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan penggelapan belasan sertifikat tanah milik warga.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.09 WIB berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Para peserta aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan "Copot Dukuh Banyon" serta sebuah keranda mayat sebagai simbol perjuangan warga yang akan terus memperjuangkan tuntutan hingga tuntas.
Menurut warga, persoalan tersebut berawal dari proses Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah Pedukuhan Banyon. Mereka menduga terjadi penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian materiil maupun psikologis bagi sejumlah warga.
Dalam orasinya, salah seorang perwakilan warga mengungkapkan kekecewaannya di hadapan pejabat kalurahan dan aparat keamanan.
"Mohon Bapak menindak tegas. Bagaimana nasib keluarga kami, Pak? Sertifikat kami nilainya Rp48 juta, Pak," teriak seorang warga yang disambut sorakan peserta aksi lainnya.
Menanggapi tuntutan tersebut, Lurah Pendowoharjo, Hilmi Hakimudin, meminta agar penyelesaian persoalan tetap dilakukan melalui mekanisme yang berlaku. Selanjutnya dilakukan diskusi antara lurah, perwakilan warga, Ketua RT 69, RT 70, RT 71, pamong kalurahan, Panewu Sewon, serta tokoh masyarakat.
Usai pertemuan, perwakilan warga, Febri, didampingi Lurah Pendowoharjo menyampaikan hasil kesepakatan. Ia menjelaskan bahwa lurah bersedia memfasilitasi mediasi antara warga dan Dukuh Banyon terkait dugaan kerugian materiil yang dialami warga.
Selain itu, Lurah Pendowoharjo disebut telah menandatangani proses pemberhentian Dukuh Banyon yang ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari tanpa melalui tahapan surat peringatan.
"Kami meminta warga untuk terus mengawal proses ini serta mengumpulkan bukti-bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan Dukuh Banyon," ujar Lurah Pendowoharjo.
Lurah juga berharap situasi di Pedukuhan Banyon segera kembali kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sediakala.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Dukuh Banyon terkait tuduhan yang disampaikan warga dalam aksi tersebut.
( Pay )


Social Header
Berita