![]() |
| Foto.ilustrasi.dok. |
SOFIFI, Cakrainvestigasi.com – Dugaan praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, kembali menjadi perhatian masyarakat. Warga meminta Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menindaklanjuti informasi yang beredar dengan penyelidikan secara profesional dan transparan.
Sejumlah warga mengaku telah lama mendengar informasi mengenai dugaan adanya gudang penyimpanan solar di kawasan Desa Galala, Kecamatan Oba. Informasi tersebut menyebutkan adanya tandon berkapasitas besar yang diduga digunakan untuk menyimpan solar. Namun, hingga kini informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan verifikasi oleh aparat penegak hukum.
Selain itu, masyarakat juga meminta aparat memeriksa informasi mengenai dugaan aktivitas distribusi solar di sekitar kawasan depan SPBU Sofifi apabila memang terdapat dasar hukum dan bukti yang cukup untuk dilakukan penyelidikan.
Di sisi lain, sejumlah jurnalis mengaku menerima komunikasi dari seseorang yang mengaku sebagai anggota kepolisian setelah pemberitaan mengenai dugaan penimbunan BBM diterbitkan. Masyarakat berharap Polda Maluku Utara memberikan klarifikasi atas informasi tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi serta memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara profesional sesuai kode etik Polri.
Menurut warga, yang paling penting saat ini adalah pembuktian melalui langkah-langkah hukum yang objektif, seperti penyelidikan, pemeriksaan lokasi, pengecekan legalitas penyimpanan maupun distribusi BBM, serta penyampaian hasilnya secara terbuka kepada masyarakat.
Masyarakat berharap Kapolda Maluku Utara menunjukkan komitmen dalam memberantas praktik mafia BBM apabila memang ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum. Mereka juga meminta seluruh proses dilakukan tanpa pandang bulu, tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, dan memberikan hak klarifikasi kepada semua pihak yang berkepentingan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Maluku Utara maupun pihak-pihak yang disebut terkait informasi yang beredar.
( Tim )

Social Header
Berita