![]() |
| Foto.pamflet acara.dok. |
GUNUNGKIDUL,Cakrainvestigasi.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul kembali menghadirkan kemeriahan Geopark Night Specta (GNS) 8.0 yang akan digelar pada 10–11 Juli 2026 di kawasan Embung Nglanggeran, Kapanewon Patuk. Event tahunan ini dipastikan menghadirkan perpaduan budaya, olahraga, musik, dan promosi desa wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Salah satu agenda yang paling dinanti dalam penyelenggaraan Geopark Night Specta 8.0 adalah pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui Senam Kreasi Penthul Tembem, sebuah karya lokal khas Gunungkidul yang melibatkan ribuan peserta.
Tak hanya itu, pengunjung juga akan disuguhkan penampilan orkestra gamelan yang dipadukan dengan alunan musik modern bersama sejumlah musisi nasional, di antaranya Baguz Faisal, Fanny Soegi, Bimacho BSTRD, Hendra Kumbara, dan Jecovox Band.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, S.IP., M.Si., mengatakan Geopark Night Specta bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan desa wisata yang dimiliki Gunungkidul.
"Geopark Night Specta 8.0 kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi antara budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan masyarakat. Kami ingin memberikan pengalaman wisata yang berbeda sekaligus memperkuat citra Gunungkidul sebagai destinasi wisata kelas dunia yang kaya akan warisan budaya dan alam," ujar Eko kepada awak media,Rabu ( 9/7).
Menurutnya, upaya pemecahan Rekor MURI melalui Senam Kreasi Penthul Tembem menjadi kebanggaan tersendiri karena mengangkat karya asli masyarakat Gunungkidul ke tingkat nasional.
"Ini bukan hanya tentang memecahkan rekor, tetapi bagaimana budaya lokal dapat menjadi identitas sekaligus daya tarik wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Gunungkidul," tambahnya.
Eko juga mengajak masyarakat, baik dari Gunungkidul maupun luar daerah, untuk hadir dan menikmati seluruh rangkaian acara. Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama, tersedia berbagai pilihan homestay di Desa Wisata Nglanggeran, yang dikenal sebagai salah satu desa wisata berprestasi di Indonesia.
"Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang bersama keluarga dan sahabat. Nikmati kemeriahan Geopark Night Specta 8.0 sekaligus mengeksplorasi keindahan alam, budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat Gunungkidul," pungkasnya.
Melalui Geopark Night Specta 8.0, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap kunjungan wisatawan terus meningkat, memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, desa wisata, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sektor pariwisata.
( Pay ).

Social Header
Berita