Berita

Breaking News

Korban Laka Laut Pantai Goa Cemara Ditemukan Meninggal di Pantai Bugel Kulon Progo

Foto.orang tua korban bersama tim SAR gabungan.dok.satlinamas wil 5.


Kulon Progo ,Cakrainvestigasi.com – Pencarian terhadap inisial  M. BRW (8), bocah yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.

Korban ditemukan mengapung di perairan sebelah barat daya Pos Pantau Bugel oleh dua warga, yakni Sarmin (45) dan Sukijo (67), yang kemudian mengevakuasi jenazah ke lokasi aman sebelum melaporkannya kepada petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Bugel-Trisik dan SAR Gabungan.

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V, Aris, mengatakan petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Tim kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans Pantai Baru untuk menjalani proses identifikasi.

"Hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Kulon Progo, Puskesmas Panjatan II, dan pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban laka laut Pantai Goa Cemara yang hilang sejak Minggu," ujar Aris.

Seperti di beritakan sebelumnya: Sesosok Jenazah Ditemukan Mengapung di Pantai Bugel, Polisi Lakukan Identifikasi | https://www.cakrainvestigasi.com/2026/07/sesosok-jenazah-ditemukan-mengapung-di.html?m=1

Korban diketahui merupakan warga Jalan Bima, Modalan, Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak di kawasan selatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Goa Cemara, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.27 WIB. Sejak kejadian, Tim SAR gabungan melakukan pencarian di sepanjang pesisir selatan Bantul hingga wilayah Kulon Progo.

Ditemukannya korban di Pantai Bugel sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan selama hampir dua hari.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Koordinator SRI Wilayah V, Aris, mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan. Ia mengingatkan bahwa ombak besar dan arus balik (rip current) di pantai selatan Yogyakarta sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak yang bermain di tepi pantai tanpa pengawasan.

( Pay )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM