![]() |
| Foto.evakuasi korban laka laut oleh tim SAR gabungan.dok. |
PAMEKASAN, CakraInvestigasi.Com - Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan terhadap korban kecelakaan laut (laka laut) akhirnya membuahkan hasil pada hari keempat. Jenazah korban berinisial R (27), seorang nelayan asal Dusun Buk Batang, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (17/7/2026) pagi.
Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan informasi mengenai penemuan dan evakuasi jenazah korban tersebut.
"Benar, hari ini memasuki hari keempat pencarian, personel gabungan dari Satpolairud Polres Pamekasan, Pos KAMLADU TNI-AL Pasongsongan, BASARNAS Kalianget, BPBD Pamekasan, serta dibantu masyarakat nelayan setempat telah berhasil mengevakuasi korban laka laut atas nama Saudara R," ujar IPDA Yoni Evan Pratama dalam keterangan resminya, Jumat (17/7).
Berdasarkan laporan yang dihimpun, peristiwa nahas ini bermula pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Korban bersama tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) lainnya sedang mencari kepiting menggunakan Kapal Motor (KM) "Terang Bulan" (GT 04) di sekitar perairan Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.
Saat sedang menurunkan alat tangkap bubu kepiting, korban tergelincir dan terjatuh ke laut hingga dinyatakan hilang.
Penemuan jenazah korban terjadi pada Jumat pagi, dengan rangkaian sebagai berikut :
- Pukul 07.15 WIB: Dua orang nelayan yang baru pulang melaut, yakni saksi Kadir (35) dan Syaiful (40), melihat sesosok mayat mengapung dalam posisi terlentang di perairan Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Sampang (sekitar 3-5 mil dari bibir pantai). Jenazah terlihat mengenakan jaket berwarna oranye dan celana panjang hitam dengan kondisi tubuh mulai membengkak. Saksi kemudian mengevakuasi jenazah ke kapal mereka dan menginformasikan hal tersebut ke Petugas SAR Gabungan.
- Pukul 07.20 WIB: Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju pesisir pantai Desa Tamberu Barat untuk menyambut kapal nelayan yang membawa jenazah.
- Pukul 10.00 WIB: Kapal yang membawa jenazah korban bersandar di pesisir pantai. Petugas bersama masyarakat langsung mengevakuasi korban ke rumah duka.
- Pukul 10.15 WIB: Jenazah tiba di rumah duka dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
IPDA Yoni Evan Pratama menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah kedinasan/kerja dan secara resmi menolak untuk dilakukan Visum et Repertum (VER). Jenazah langsung diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk proses pemulasaran dan pemakaman.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
"Kami dari Polres Pamekasan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang terlibat, baik TNI-AL, BASARNAS, BPBD, maupun solidaritas para jnelayan setempat, sehingga proses evakuasi berjalan lancar dan kondusif. Karena korban sudah ditemukan, maka kegiatan SAR ini resmi dinyatakan selesai dan ditutup," tutup Kasihumas IPDA Yoni Evan Pratama.( Sf / Gf ,)

Social Header
Berita