Menurut Sumakmun, aksi tersebut merupakan bentuk mosi tidak percaya masyarakat terhadap penanganan kasus yang dinilai belum menyentuh seluruh pihak yang diduga bertanggung jawab.
"Kami sudah muak! Uang rakyat Rp6,5 miliar diduga dikorupsi, proyek mangkrak, tetapi penegakan hukumnya terkesan jalan di tempat. Rakyat berhak tahu siapa saja yang harus bertanggung jawab,tegas Sumakmun.
Ia menilai proses hukum selama ini masih menyisakan tanda tanya besar. Penetapan tiga tersangka dianggap belum cukup apabila masih ada pihak lain yang diduga memiliki peran dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan proyek tersebut.
"Proyek miliaran rupiah tidak mungkin berjalan tanpa rantai kebijakan dan pengawasan. Jika hukum ingin dipercaya masyarakat, usut sampai ke akar, jangan berhenti pada pelaku di lapangan saja," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, Aliansi Warga Purworejo menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni mendesak Kejaksaan Negeri Purworejo mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran Rp6,5 miliar beserta aliran dananya, meminta DPRD Purworejo menjalankan fungsi pengawasan secara terbuka dan memanggil seluruh pihak terkait, serta menuntut aparat penegak hukum bertindak profesional tanpa pandang bulu.
Aliansi juga memperingatkan bahwa apabila dalam waktu yang mereka tentukan tidak ada perkembangan yang dinilai jelas, aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar akan kembali digelar sebagai bentuk tekanan moral kepada para pemangku kepentingan.
"Kami datang bukan untuk membuat kerusuhan. Kami datang membawa suara rakyat yang menuntut keadilan. Jangan biarkan uang rakyat hilang tanpa pertanggungjawaban," kata Sumakmun.
Ia turut mengajak mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Purworejo untuk bersatu mengawal penuntasan perkara tersebut.
"Ini bukan perjuangan satu kelompok. Ini perjuangan masyarakat Purworejo agar dugaan penyalahgunaan uang rakyat diusut tuntas dan tidak menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah.
Aliansi Warga Purworejo memastikan aksi akan berlangsung damai, namun dengan tuntutan yang tegas agar penanganan dugaan korupsi proyek Mini Zoo Purworejo dilakukan secara transparan dan menyeluruh.
( Horas )

Social Header
Berita