![]() |
| Foto.ilustrasi.dok. |
RATATOTOK ,Cakrainvestigasi.com — Warga dan masyarakat mitra mengapresiasi tinggi inisiatif serta kepedulian para penambang emas di Ratatotok yang bergerak bersama stakeholder untuk membangun kampung halaman. Aksi nyata ini diawali dengan pengerjaan pengaspalan hotmix pada sejumlah ruas jalan dan lorong yang selama ini rusak.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk semangat gotong royong yang patut dijaga dan dicontoh oleh wilayah lain.
"Saya rasa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian para penambang untuk membangun kampung," ujar salah seorang warga Ratatotok.
Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah lorong di wilayah Ratatotok sebelumnya cukup memprihatinkan. Lubang-lubang di sepanjang jalan kerap mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan para pengendara.
Warga menambahkan, gagasan ini lahir dari diskusi santai (kongko-kongko) antara para penambang emas, warga, dan tokoh masyarakat hingga akhirnya tercetus “Gerakan Penambang Bangun Kampung Ratatotok”.
"Masyarakat bangga karena para penambang emas Ratatotok membuktikan kepedulian mereka lewat aksi nyata. Mereka tidak hanya bicara, tapi langsung bergerak. Ini adalah angin segar dan harus menjadi contoh bagi daerah lain," ungkap warga setempat.
Alokasi Dana dan Titik Pengerjaan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana yang berhasil digalang dalam gerakan ini mencapai sekitar Rp1 miliar. Sebagian besar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk pengerjaan jalan hotmix dan perbaikan infrastruktur.
Adapun sejumlah titik lokasi pengerjaan jalan dalam lorong tersebut mencakup:
• Akses Jalan Lakban: 14 × 4,5 meter (LPA Hotmix)
• Simpang Tiga Lakban: 1 × 1 meter (Patching)
• Lorong Ci Mei: 37 × 4 meter (LPA Aspal)
• Akses SD Inpres: 28 × 4 meter (LPA)
• Depan Lapangan Narato: 5 × 4 meter (LPA)
• Lapangan Narato Tengah: 5 × 4 meter (LPA)
• Simpang Tiga Perkuburan: 81 × 4 meter (LPA)
• Simpang Tiga Penjual Daging: 3 × 2 meter (Patching), serta beberapa titik perbaikan lainnya.
Struktur Tim Kerja dan Pelaksana
Pelaksanaan gerakan ini melibatkan berbagai unsur stakeholder, mulai dari Camat, Kapolsek, hingga tokoh masyarakat Tonny Lasut yang bertindak sebagai Pengarah.
Struktur tim kerja yang mengawal jalannya proyek ini disusun secara transparan dan terstruktur, antara lain:
Pengarah: Tonny Lasut (bersama Camat & Kapolsek)
Ketua Tim Kerja: Valdy Suak
Anggota: Steven Mamahit, Zainal Supit, Makrun Lailamu, Allen Tarore, dan Billy Tiwow
Bidang Perencanaan & Penganggaran: Deddy Rundengan
Bendahara: Erwin Tumbel
Koordinator Teknis: Cak Pudin
Bidang Pengawasan: Imaludin Kadi
Bidang Informasi: Billy Lumintang
Staf Teknis: Ahmad Katili dan Tivay Nasaru
Melalui sinergi antara penambang, warga, dan jajaran pimpinan daerah ini, diharapkan infrastruktur jalan di Ratatotok semakin mantap dan dapat menunjang mobilitas perekonomian warga sekitar.
( Afat ).

Social Header
Berita