Berita

Breaking News

Jalan Losari–Gayamharjo Ditutup Total, Rekonstruksi Berlangsung 2–3 Minggu

Foto.akses jalan yang ditutup.dok.


SLEMAN ,Cakrainvestigasi.com,- Pengguna jalan yang biasa melintas di ruas Jalan Losari–Gayamharjo, tepatnya jalur Padukuhan Jali hingga Padukuhan Kalinongko Kidul, Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman, harus mencari jalur alternatif.

Ruas jalan tersebut ditutup total selama pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi jalan. Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

Pelaksana lapangan, Rahmad, mengatakan penutupan jalan diperkirakan berlangsung selama 2–3 minggu karena pekerjaan yang dilakukan merupakan rekonstruksi jalan.

“Jalan ditutup sekitar dua sampai tiga minggu karena dilakukan pekerjaan rekonstruksi,” kata Rahmad.

Menurutnya, dalam pekerjaan rekonstruksi tersebut digunakan material Lapis Pondasi Agregat (LPA). Kondisi pekerjaan dinilai cukup berisiko apabila kendaraan tetap diperbolehkan melintas dengan sistem buka-tutup.

“Untuk rekonstruksi kita menggunakan LPA. Kalau sistemnya buka-tutup, justru bisa membahayakan pengendara,” jelasnya.

Rahmad menambahkan, keputusan untuk melakukan penutupan total juga mempertimbangkan masukan dari pemerintah Kalurahan Gayamharjo. Penutupan total dinilai lebih aman dibandingkan menerapkan sistem buka-tutup yang berpotensi membahayakan pengguna jalan sekaligus mengganggu proses pekerjaan.

“Masukan dari kalurahan, lebih baik ditutup total saja,” ujarnya.

Kabid Bina Marga: Penutupan karena Pekerjaan Konstruksi

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Suparman, membenarkan bahwa saat ini akses jalan tersebut memang dilakukan penutupan karena sedang berlangsung pekerjaan konstruksi.

“Memang saat ini dilakukan penutupan akses jalan karena ada pekerjaan konstruksi,” ujar Suparman.

Suparman mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk sementara mencari jalur alternatif selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami mengimbau agar bisa mencari jalur alternatif lain. Semua dilakukan demi kelancaran, kenyamanan, dan keamanan dalam berlalu lintas,” katanya.

Menurut Suparman, penutupan akses jalan merupakan bagian dari upaya mendukung proses pekerjaan agar dapat berjalan optimal, sekaligus mengurangi risiko terhadap pengguna jalan maupun pekerja yang berada di lokasi.

Penutupan Dimulai 24 Agustus

Berdasarkan surat pemberitahuan dari CV Bima Sakti selaku penyedia jasa, penutupan ruas Jalan Losari–Gayamharjo dilakukan mulai Senin, 24 Agustus 2026 hingga Sabtu, 12 September 2026.

Dalam surat bernomor 01.d/Srt.Pemb/BS/VIII/2026 tertanggal 10 Agustus 2026 tersebut disebutkan, penutupan dilakukan karena akan dilaksanakan pekerjaan rekonstruksi jalan dan pengaspalan pada pekerjaan peningkatan Jalan Paket 7 Losari–Gayamharjo (Lembahbang–Gayamharjo).

Ruas yang ditutup berada pada jalur Padukuhan Jali hingga Padukuhan Kalinongko Kidul. Warga sekitar dan pengguna jalan diminta menggunakan jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung.

Penutupan total diharapkan memberikan ruang bagi pekerja dan alat berat untuk melaksanakan pekerjaan secara lebih aman, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat kendaraan yang melintas di area pekerjaan.

Masyarakat diimbau memperhatikan informasi penutupan dan mengikuti pengaturan di lapangan dengan memilih jalur alternatif hingga pekerjaan rekonstruksi selesai dan jalan kembali dapat dilalui.

Penutupan sementara ini bukan sekadar untuk menghindari gangguan lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan, pekerja, serta memastikan pekerjaan rekonstruksi dapat berjalan maksimal sesuai rencana.

( Pay/red).

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM