MINAHASA TENGGARA,Cakrainvestigasi.com – Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., bersama Wakapolres Kompol Djonny Rumate, S.Sos., M.A.P., turun langsung memimpin pemantauan sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Soputan, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kehadiran pimpinan Polres Minahasa Tenggara bersama personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam upaya mengendalikan serta memadamkan titik-titik api yang masih membakar kawasan hutan lindung.
Proses pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan. Medan yang terjal, sulit dijangkau, serta tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api berpotensi meluas sehingga seluruh personel harus bekerja ekstra untuk mengendalikan kobaran api.
Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar kebakaran dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke wilayah lain. Keselamatan masyarakat dan kelestarian hutan menjadi prioritas utama," tegas Kapolres.
Selain melakukan upaya pemadaman, aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar semak belukar maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Masyarakat yang mengetahui adanya titik api diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian, BPBD, atau pemerintah setempat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Dengan kerja sama seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat, diharapkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Soputan dapat segera dikendalikan sehingga dampaknya terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat dapat diminimalisir.
( Afat ).


Social Header
Berita