Berita

Breaking News

Perkuat Kesiapsiagaan Relawan, Pelatihan Driver Ambulans, PPGD, dan Kebencanaan Digelar di GKJ Maguwoharjo

Foto.pelatihan ambulan.dok.


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com – Upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan terus dilakukan. Salah satunya melalui Pelatihan Driver Ambulans, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan Kebencanaan yang diselenggarakan di GKJ Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti puluhan relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan, komunitas, serta lembaga pendidikan. Pelatihan dibuka dengan apel bersama yang melibatkan para relawan se-Kabupaten Sleman.

Acara diawali dengan sambutan dari Kapolsek Depok Timur yang diwakili Kanit Lantas Polsek Depok Timur, dilanjutkan sambutan sekaligus doa oleh Pendeta GKJ Maguwoharjo.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda DIY, Kanit Lantas Polsek Depok Timur, Bhabinkamtibmas Maguwoharjo, Babinsa Maguwoharjo, Sembada Rescue, RS Bethesda, serta Pendeta GKJ Maguwoharjo.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai teknik mengemudi ambulans yang aman dan sesuai standar keselamatan. Materi disampaikan oleh Kaidi dari Sembada Rescue yang menekankan pentingnya mengutamakan aspek keselamatan (safety) baik bagi petugas, pasien, maupun pengguna jalan lainnya saat menjalankan tugas kemanusiaan.


Sesi berikutnya diisi dengan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang disampaikan oleh tim medis RS Bethesda bersama relawan dan personel Unit Lantas Polsek Depok Timur. Materi ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Sementara pada sesi ketiga, peserta memperoleh pelatihan penanggulangan kebencanaan dari tim Sembada Rescue. Materi tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat maupun bencana alam.

Pelatihan diikuti peserta dari berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya GKJ Maguwoharjo, GKJ Samirono Baru, GKJ Ambarukmo, GKJ Dayu, GKS Maguwoharjo, STAK Yogyakarta, EE, RAPI DIY, MRY, GAS Rescue, RKC, FPRB Bandung Bondowoso, SAR DIY, RS Bethesda, Relindo DIY, Relawan STD KLP, dan Sembada Rescue.

Ketua STAK Sigit Susanto atau  Cemo, menilai pelatihan semacam ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar kemampuan relawan terus meningkat.

"Pelatihan seperti ini sangat penting dan perlu dilaksanakan secara rutin, misalnya setiap beberapa bulan sekali. Kami juga mengajak relawan yang tergabung di STAK Yogyakarta untuk terus mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan agar semakin siap saat bertugas di lapangan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para relawan semakin profesional, memiliki kemampuan teknis yang memadai, serta mampu memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan ketika menghadapi kondisi darurat maupun bencana.

( Ria )

Editor : Mas Pay.

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM