![]() |
| Foto.Bupati Sleman Hadiri Pisah Sambut Kajari Sleman.dok. |
SLEMAN ,Cakrainvestigasi.com — Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Jumat (21/8/2026).
Dalam acara tersebut, jabatan Kajari Sleman secara resmi beralih dari Bambang Yunianto, S.H., M.H. kepada Dr. Dinar Kripsiaji, S.H., M.H. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman, jajaran pegawai Kejaksaan Negeri Sleman, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutan perpisahannya, Bambang Yunianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman atas dukungan serta kerja sama selama dirinya menjabat sekitar dua tahun dua bulan.
Menurut Bambang, dinamika penegakan hukum di Sleman memiliki tantangan tersendiri. Namun, berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan dengan berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
“Tugas di Sleman ini gampang-gampang susah. Namun, dinamika penegakan hukum dan masyarakat di sini selalu kita selesaikan sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Bambang.
Bambang juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekhilafan selama menjalankan tugas di Sleman. Selanjutnya, ia akan mengemban amanah baru di Kejaksaan Agung di Jakarta.
Meski meninggalkan Sleman, Bambang mengaku telah memiliki ikatan batin yang kuat dengan daerah tersebut. Bahkan, ia menyampaikan keinginannya untuk suatu saat menjadi petani di Sleman.
Dinar Kripsiaji Kembali ke Tanah Kelahiran
Sementara itu, Kajari Sleman yang baru, Dr. Dinar Kripsiaji, S.H., M.H., mengaku bangga mendapat kesempatan kembali bertugas di tanah kelahirannya.
Dinar mengatakan, setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Islam Indonesia (UII), dirinya telah menjalani penugasan di berbagai daerah selama sekitar 21 tahun.
“Saya merasa bangga mendapat tugas di Sleman, tanah kelahiran saya yang terkenal gemah ripah loh jinawi. Setelah 21 tahun berkelana ke berbagai daerah, alhamdulillah pertengahan Agustus tahun ini saya diberi amanah bertugas di Sleman,” ungkap Dinar.
Ia menyebut sejumlah daerah yang pernah menjadi tempat penugasannya, antara lain Banjarmasin, Lampung, Kalimantan Tengah hingga wilayah Kalimantan Selatan.
Sebagai Kajari Sleman yang baru, Dinar menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bambang Yunianto. Ia berkomitmen melanjutkan sinergi yang telah terbangun antara Kejaksaan Negeri Sleman dengan Pemkab Sleman serta Forkopimda.
Dinar juga meminta dukungan, bimbingan, dan arahan dari jajaran Forkopimda maupun seluruh elemen masyarakat agar berbagai pekerjaan rumah di bidang penegakan hukum dapat diselesaikan dengan baik.
Bupati Sleman: Sinergi Harus Terus Berjalan
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bambang Yunianto atas dedikasi serta kontribusinya selama bertugas di Sleman.
Harda menilai keberadaan Kejaksaan Negeri Sleman menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memperkuat sinergi penegakan hukum di Kabupaten Sleman.
“Perpisahan itu memang berat bagi saya, tetapi dinamika kerja harus terus berjalan. Terima kasih kepada Mas Bambang yang sudah berdedikasi selama lebih dari dua tahun di Sleman. Kami mendoakan semoga kariernya semakin melejit di tempat yang baru,” kata Harda.
Kepada Kajari Sleman yang baru, Harda menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Pemkab Sleman dengan Kejaksaan Negeri Sleman.
Harda mengaku semakin senang karena Dinar merupakan alumni UII, kampus yang juga pernah menjadi tempatnya menempuh pendidikan.
“Selamat datang untuk Mas Dinar. Pemkab Sleman siap berkolaborasi dan bekerja sama. Jangan ragu untuk melangkah. Segala dinamika yang ada siap kita diskusikan bersama demi Sleman yang lebih baik,” pungkasnya.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan tidak mengurangi kekuatan sinergi antara Kejaksaan Negeri Sleman, Pemkab Sleman, Forkopimda, dan masyarakat. Sebaliknya, kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan penguatan dalam pelayanan dan penegakan hukum di Kabupaten Sleman.
( Pay /red ).


Social Header
Berita