![]() |
| Foto.fjd bersama masyakarat Yogya di depan Gramedia.dok. |
YOGYAKARTA ,Cakrainvestigasi.com,– Forum Jogja Damai (FJD) kembali mengambil peran dalam menjaga kondusivitas wilayah Yogyakarta bersama masyarakat dan aparat keamanan. FJD menegaskan komitmennya untuk ikut menciptakan suasana aman dan nyaman di Kota Yogyakarta, khususnya di tengah adanya kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat.
Hasanudin, Koodinator Lapangan FJD, mengatakan pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, Yogyakarta merupakan kota pelajar sekaligus destinasi wisata yang harus dijaga bersama.
“FJD akan hadir memberikan rasa aman dan membantu menciptakan Yogyakarta agar tetap nyaman sebagai kota pelajar dan wisata,” ujar Hasanudin.
Hal tersebut disampaikan menyusul aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Gramedia, Yogyakarta, pada Selasa (1/9/2026). Aksi berlangsung sejak sore hingga malam hari.
Hasanudin menyebut pendekatan secara persuasif menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Setelah dilakukan pendekatan dengan baik, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib.
“Silakan melakukan aksi dan menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai mengganggu ketertiban umum, apalagi sampai melakukan tindakan anarkis,” katanya.
Menurut Hasanudin, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan ketertiban serta kepentingan masyarakat umum.
“Kita warga Yogya cinta damai. Mari kita ciptakan Yogyakarta tetap adem ayem, tenteram dan berbudaya sebagai kota pelajar dan juga kota wisata,” ujarnya.
Senada, warga Yogyakarta, Kuswanto, mengajak seluruh pihak yang menyampaikan aspirasi agar tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu kericuhan.
“Monggo, silakan menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Namun jangan sampai terjadi tindakan anarkis, terlebih di Yogyakarta,” kata Kuswanto.
Ia menegaskan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga Yogyakarta tetap aman dan nyaman.
“Kami masyarakat Yogya tetap akan menjaga dan bersama-sama mencegah segala bentuk tindakan anarkis, karena Yogya bukan tempat untuk berbuat onar,” tegasnya.
FJD berharap seluruh elemen masyarakat, peserta aksi, maupun aparat keamanan dapat terus mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam menghadapi setiap kegiatan penyampaian aspirasi.
Dengan demikian, Yogyakarta diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, damai, nyaman, serta mampu mempertahankan citranya sebagai kota pelajar dan tujuan wisata.
( Pay/red).


Social Header
Berita