Berita

Breaking News

JBM Kelurahan Tahunan Gebrak Kebiasaan Belajar Anak, Gratis! ‎

Foto.kegaitan belajar mengajar.dok.wn


‎Yogyakarta,Cakrainvestigasi.com,– Jam Belajar Masyarakat atau JBM Kelurahan Tahunan Yogyakarta terus digencarkan untuk membentuk kebiasaan belajar anak usia sekolah secara konsisten di lingkungan warga setempat.

‎Lurah Tahunan Fatwa Fathika SE MM 

‎menegaskan target utama program tersebut adalah menciptakan lingkungan yang mendorong anak-anak membangun kebiasaan belajar positif sejak usia sekolah.

‎Menurut Fatwa, JBM tidak hanya mengejar aktivitas akademik, tetapi juga membentuk perilaku sosial anak agar mampu berinteraksi sehat bersama lingkungan sekitarnya secara berkelanjutan.

‎“Target utama kami membentuk lingkungan dan perilaku kebiasaan belajar pada anak-anak usia sekolah di lingkup Kelurahan Tahunan,” ujar Fatwa secara konsisten setiap pekan, Jum'at (11/9/2026).

‎Ia menyebut kebiasaan belajar perlu dibangun melalui lingkungan yang mendukung, sehingga anak-anak terbiasa menggunakan waktu secara produktif dan terarah setiap hari sehari-hari di rumah.

‎“Selain belajar, kami ingin mengembangkan perilaku sosialisasi anak-anak di lingkungan kota,” katanya menegaskan pentingnya interaksi dalam pelaksanaan JBM tersebut secara positif dan sehat.

‎Program JBM Kelurahan Tahunan berlangsung setiap Senin hingga Kamis, dengan kegiatan belajar bersama yang dirancang mendukung kebutuhan anak-anak usia sekolah di lingkungan kelurahan setempat.

‎JBM tersebut telah dimulai pada Senin, 7 September 2026, dan hingga Jumat, 11 September 2026, telah berjalan selama empat hari hingga saat ini.

‎Selama pelaksanaan, sebanyak 94 siswa mengikuti kegiatan belajar bersama yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Tahunan, Yogyakarta, sesuai jadwal program setiap malam secara rutin.

‎Selain puluhan siswa, kegiatan tersebut melibatkan dua guru pengajar dan dua pendamping JBM dari Kelurahan Tahunan untuk mendampingi proses pembelajaran secara langsung di lokasi kegiatan.

‎“Peserta JBM mencapai 94 siswa, dengan dua guru pengajar dan dua pendamping dari Kelurahan Tahunan,” jelas Fatwa mengenai pelaksanaan program secara rutin setiap hari.

‎Kegiatan tersebut juga mendapat pendampingan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta untuk memperkuat kualitas pembelajaran anak-anak peserta JBM secara berkelanjutan bagi peserta didik.



‎Fatwa mengatakan dukungan dinas turut menghadirkan tenaga pengajar yang membantu peserta memahami materi sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menarik bagi peserta didik di lokasi.

‎“Tenaga pengajar berasal dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta,” ungkap Fatwa, menjelaskan bentuk dukungan pemerintah dalam pelaksanaan Jam Belajar Masyarakat secara khusus di kegiatan tersebut.

‎Selain tenaga pengajar, fasilitas pendukung juga diberikan Dinas berupa susu kotak untuk anak didik selama mengikuti rangkaian kegiatan JBM selama kegiatan berlangsung secara rutin.

‎“Fasilitas yang diberikan dinas berupa susu kotak untuk anak didik,” kata Fatwa, menambahkan perhatian terhadap kebutuhan peserta selama kegiatan berlangsung selama mengikuti pembelajaran bersama.

‎Menurut Fatwa, dukungan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga semangat anak-anak mengikuti kegiatan belajar bersama secara rutin di lingkungan kelurahan setiap hari secara konsisten.

‎“Harapannya, anak-anak semakin terbiasa belajar dan mampu bersosialisasi dengan baik,” katanya, menekankan manfaat JBM bagi pembentukan karakter peserta selama program berjalan setiap hari.

‎JBM Kelurahan Tahunan menjadi ruang belajar bersama yang menggabungkan pembiasaan akademik, interaksi sosial, pendampingan guru, serta dukungan fasilitas bagi peserta di Kelurahan Tahunan Yogyakarta.

‎Melalui program ini, Kelurahan Tahunan berupaya membangun generasi cerdas dan berkarakter melalui kebiasaan belajar yang tumbuh dari lingkungan masyarakat untuk masa depan mereka bersama.

( One)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM