![]() |
| Foto.kebakaran kandang ayam.dok.cakra. |
GUNUNGKIDUL,Cakrainvestigasi.com, – Kebakaran hebat melanda kandang ayam potong di Padukuhan Plosodoyong RT 006/RW 009, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Senin (28/9/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.15 WIB tersebut mengakibatkan kandang seluas kurang lebih 3.200 meter persegi hangus terbakar. Sekitar 20.000 ekor ayam potong berusia 10 hari juga dilaporkan mati.
Kapolsek Gedangsari AKP Gatot Wahyu membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Menurutnya, api pertama kali diketahui setelah salah seorang pekerja kandang mendengar suara letupan dari area sekitar genset.
“Setelah mendengar suara letupan, saksi melihat api muncul dari bagian plafon atas dan kemudian api semakin membesar,” ujar AKP Gatot Wahyu.
Melihat api semakin membesar, pekerja kandang kemudian meminta bantuan kepada pekerja lainnya dan warga sekitar. Mereka juga menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Gunungkidul kemudian tiba di lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Selain sekitar 20.000 ekor ayam yang mati, bangunan kandang seluas kurang lebih 3.200 meter persegi beserta seluruh aset di dalamnya turut hangus terbakar.
Total kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Kapolsek Gedangsari mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian. Dugaan sumber api yang berasal dari area genset masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih kami dalami,” jelasnya.
Polsek Gedangsari juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan instalasi listrik maupun mesin seperti genset.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut terhadap dampak kebakaran tersebut.
( Pujie/red)

Social Header
Berita