Berita

Breaking News

Manfaatkan Lahan Kantor, Bapas Wonosari Panen Puluhan Kilo Sayur

Foto.Bapas Wonosari Panen Puluhan Kilo Sayur.dok.bapas.

Gunungkidul,cakrainvestigasi.com, – Lahan terbatas di lingkungan perkantoran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut dibuktikan Balai Pemasyarakatan Kelas II Wonosari melalui pemanfaatan lahan kantor menjadi area produktif yang menghasilkan puluhan kilogram berbagai jenis sayuran.

Bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY) Muhammad Ali Syeh Banna, jajaran Bapas Wonosari melaksanakan panen sayuran hasil budidaya di lingkungan kantor, Senin (7/9).

Beragam sayuran berhasil dipanen, di antaranya sawi, pakcoy, terong, serta sejumlah tanaman hortikultura lainnya. Hasil tersebut merupakan buah dari perawatan dan kerja bersama para pegawai Bapas Wonosari dengan melibatkan klien pemasyarakatan dalam proses penanaman hingga pemeliharaan tanaman.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya program kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur di lingkungan kantor.


Tidak sekadar menghasilkan bahan pangan, program tersebut juga memiliki nilai pembinaan bagi klien pemasyarakatan. Melalui keterlibatan secara langsung dalam kegiatan bercocok tanam, para klien mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal untuk dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.



Menariknya, manfaat program ini tidak berhenti pada kegiatan panen. Puluhan kilogram sayuran yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan secara produktif dengan dijual kepada pegawai dan masyarakat sekitar dengan harga terjangkau. Sebagian hasil panen juga diberikan secara cuma-cuma kepada klien pemasyarakatan yang terlibat dalam proses budidaya.

Kepala Kanwil Ditjenpas DIY Muhammad Ali Syeh Banna mengapresiasi langkah Bapas Wonosari dalam mengoptimalkan lahan kantor menjadi area produktif.

Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut menunjukkan bahwa program ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat dengan melibatkan seluruh unsur yang ada.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa lahan yang kita miliki dapat memberikan manfaat. Tidak hanya menghasilkan sayuran, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pemberdayaan bagi klien pemasyarakatan,” ujar Muhammad Ali Syeh Banna.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga keberadaan Bapas Wonosari semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Semangatnya adalah bagaimana pemasyarakatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan sayuran yang sehat dan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Ke depan, Bapas Wonosari berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemanfaatan lahan produktif dengan melibatkan pegawai dan klien pemasyarakatan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran, pemberdayaan, sekaligus membangun kemandirian klien agar memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat.

Panen tersebut menjadi bukti bahwa pemasyarakatan hadir bukan hanya dalam menjalankan tugas pembimbingan dan pengawasan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi sederhana yang memberikan manfaat nyata. Dari lahan kantor, tumbuh sayuran; dari proses pembinaan, tumbuh keterampilan; dan dari hasil panen, tumbuh manfaat bagi masyarakat.

( Pujie/red)


© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM