![]() |
| Foto.evakuasi mayat di bawah jembatan UGM.dok.hms. |
SLEMAN,Cakrainvestigasi.com,– Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di sungai bawah Jembatan Baru UGM, tepatnya di Taman Bawah Jembatan Baru UGM, Gemawang, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang sedang mencari lumut di sekitar aliran sungai. Warga tersebut kemudian memberitahukan temuannya kepada warga lain yang sedang berjualan angkringan di sekitar lokasi.
Setelah memastikan adanya sesosok mayat, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan pihak kepolisian.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan petugas Polsek Mlati mendatangi lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polresta Sleman untuk melakukan identifikasi dan penanganan di lokasi kejadian.
"Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Argo Anggoro saat dikonfrimasi awak media, kamis ( 3/9)
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan hingga kini masih berstatus tanpa nama. Korban diperkirakan memiliki tinggi badan sekitar 168 sentimeter. Selain itu, terdapat tato atau tulisan pada bagian dada dan perut korban.
Petugas juga menemukan luka lecet pada bagian telinga sebelah kanan. Sementara berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu hari sebelum ditemukan.
Hingga kini, polisi masih melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban. Penyidik juga masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kematian korban.
Polresta Sleman mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat laki-laki dan hingga kini belum diketahui keberadaannya untuk segera menghubungi pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi korban.
Selain itu, masyarakat diminta tidak mendekati, memindahkan, maupun menyentuh korban atau benda-benda yang berada di sekitar lokasi penemuan. Apabila menemukan kejadian serupa, masyarakat diimbau segera melapor kepada kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur.
( Pay/red)

Social Header
Berita