![]() |
| Foto.sosialisasi Operasi Gaktib yang digelar Subdenpom IV/2 Yogyakarta di Markas Kodim 0732/Sleman.dok.pendim. |
SLEMAN ,Cakrainvestigasi.com,- Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktib) bukanlah sesuatu yang harus ditakuti oleh prajurit TNI. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan untuk memperkuat disiplin, kepatuhan hukum, serta keselamatan prajurit dalam menjalankan tugas.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0732/Sleman Mayor Cke Hermanto, S.I.P., saat membuka sosialisasi Operasi Gaktib yang digelar Subdenpom IV/2 Yogyakarta di Markas Kodim 0732/Sleman, Rabu (9/9/2026).
Sosialisasi diikuti prajurit Kodim 0732/Sleman sebagai bagian dari penguatan kesadaran hukum dan kepatuhan terhadap tata tertib militer.
“Operasi Gaktib bukan untuk ditakuti, tetapi untuk memastikan prajurit tertib administrasi dan disiplin, sehingga dapat menjalankan tugas dengan aman dan profesional,” ujar Hermanto.
Menurutnya, kepatuhan terhadap berbagai ketentuan yang berlaku merupakan bagian penting dari profesionalisme seorang prajurit. Termasuk memastikan kelengkapan administrasi kendaraan serta identitas diri, baik ketika menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan, kedisiplinan bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat membahayakan prajurit maupun mencoreng nama baik institusi.
Dalam kegiatan tersebut, materi sosialisasi disampaikan Letda Cpm Andi Budi S. Ia menjelaskan bahwa Operasi Gaktib bertujuan meningkatkan kesadaran hukum prajurit sekaligus mencegah berbagai bentuk pelanggaran disiplin.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap prajurit memahami pentingnya disiplin dan kepatuhan hukum sebagai bagian dari profesionalisme,” katanya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh prajurit Kodim 0732/Sleman untuk senantiasa menaati aturan, menjaga ketertiban, serta mengedepankan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.
( Pay/Cakra)


Social Header
Berita