![]() |
| Foto.pns Kodim Sleman saat panen lahan sempit.dok.pendim. |
SLEMAN,Cakrainvestigasi.com,- Keterbatasan lahan dan waktu tidak menghalangi Suwandi (55), Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0732/Sleman, untuk mengembangkan usaha pertanian modern.
Memanfaatkan sudut lahan kosong di lingkungan tempat tinggalnya di Jabung, Pandowoharjo, Sleman, Suwandi mengembangkan budidaya hidroponik selada hijau. Berawal dari hobi mengisi waktu luang di luar jam dinas, kegiatan tersebut kini berkembang menjadi usaha sampingan yang mampu memenuhi permintaan pasar lokal.
Instalasi pipa hidroponik sederhana yang dibangun Suwandi kini dipenuhi tanaman selada hijau. Dengan sistem tersebut, ia dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan sayuran segar yang dipasarkan kepada warga sekitar, pemilik kedai makan hingga supermarket.
Puluhan kilogram selada disebut dapat dipanen secara rutin untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Menurut Suwandi, budidaya hidroponik membutuhkan kedisiplinan dan ketelitian, terutama dalam mengontrol kualitas air serta kebutuhan nutrisi tanaman.
"Kuncinya ada pada kedisiplinan dan kerapian. Prinsip kerja di lingkungan militer ternyata sangat membantu dalam merawat tanaman hidroponik yang membutuhkan ketelitian, terutama dalam mengontrol air dan nutrisi," ujar Suwandi.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang. Budidaya hidroponik juga memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha dari pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.
Inisiatif Suwandi mendapat perhatian dari jajaran Kodim 0732/Sleman. Pemanfaatan lahan terbatas melalui teknologi hidroponik dinilai dapat menjadi contoh bahwa kegiatan produktif dapat dikembangkan di lingkungan tempat tinggal maupun di sela aktivitas kedinasan.
Budidaya tersebut juga sejalan dengan upaya mendorong pemanfaatan teknologi pertanian sederhana untuk mendukung kemandirian pangan. Dengan pengelolaan yang disiplin, lahan sempit pun dapat diubah menjadi sumber pangan sekaligus peluang ekonomi bagi keluarga.
( Pujie/red)


Social Header
Berita