![]() |
| Foto.sosialisasi penanganan awal Bantuan Hidup Dasar (BHD) kodim Sleman.dok.pendim. |
SLEMAN,Cakrainvestigasi.com, – Pengetahuan pertolongan pertama menjadi bekal penting dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Hal tersebut menjadi perhatian Kodim 0732/Sleman dengan memberikan sosialisasi penanganan awal Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada personel usai pelaksanaan upacara bendera mingguan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Klinik Pratama Kartika Kodim 0732/Sleman dengan menghadirkan dr. Putri Gurning sebagai pemateri.
Dalam paparannya, dr. Putri menjelaskan bahwa Bantuan Hidup Dasar merupakan serangkaian tindakan pertolongan awal terhadap seseorang yang mengalami kondisi kegawatdaruratan, khususnya ketika terjadi henti napas atau henti jantung.
Menurutnya, pertolongan harus dilakukan secara cepat dan tepat karena keterlambatan penanganan dapat memperburuk kondisi korban dan meningkatkan risiko kehilangan nyawa maupun kecacatan.
“Kejadian gawat darurat seperti henti jantung atau henti napas bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, pertolongan pertama di sekitar lokasi kejadian sangat penting,” jelas dr. Putri.
Ia menambahkan, kemampuan memberikan pertolongan pertama perlu dimiliki oleh lebih banyak orang, termasuk personel TNI yang dalam pelaksanaan tugasnya dapat berhadapan dengan berbagai situasi kegawatdaruratan, kecelakaan maupun bencana.
Pemahaman mengenai penanganan kegawatdaruratan, kata dia, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan pengetahuan yang memadai, seseorang diharapkan mampu mengenali kondisi korban dan memberikan pertolongan awal sesuai prosedur sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Penanganan yang tidak tepat maupun keterlambatan pertolongan tentu dapat memperburuk keadaan. Karena itu, pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar perlu terus ditingkatkan,” katanya.
Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan semakin banyak personel Kodim 0732/Sleman yang memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pada kondisi darurat.
Dengan demikian, ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan pertolongan segera, personel diharapkan mampu mengambil tindakan awal secara cepat, tepat dan aman hingga korban mendapatkan penanganan medis.
( Pay/Cakra)


Social Header
Berita