Berita

Breaking News

250 Ribu Pemuda Sleman Jadi Kekuatan Bonus Demografi, Dispora Genjot Karakter hingga Wirausaha

Foto.kepala Dikpora Sleman saat jumpa pers.Selasa ( 6/10)



SLEMAN, cakrainvestigasi.com – Kabupaten Sleman memiliki potensi besar dalam memanfaatkan bonus demografi. Tercatat sekitar 250.322 jiwa penduduk muda menjadi kekuatan strategis untuk mendorong pembangunan daerah sekaligus menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Heru Saptono, S.TP., MM., mengatakan pembangunan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual. Pemuda juga harus memiliki kesehatan fisik dan mental, karakter yang kuat, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Generasi muda adalah aset terbesar bangsa yang akan menentukan arah masa depan,” demikian pokok pemikiran Dispora Sleman dalam program pembangunan kepemudaan.

Menurutnya, generasi muda berkualitas harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan, kesehatan, karakter dan daya saing. Pemuda diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual dan digital, tetapi juga sehat, jujur, disiplin, peduli, memiliki keterampilan serta mampu melahirkan inovasi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dispora Sleman menjalankan sejumlah program yang menyasar pembentukan karakter, penguatan organisasi kepemudaan, kewirausahaan hingga kepeloporan dan kepemimpinan pemuda.

Perkuat Karakter dan Cegah Perilaku Negatif

Salah satu program yang dijalankan adalah pembinaan karakter pemuda sebagai upaya mencegah perilaku negatif.

Program tersebut dilaksanakan melalui empat angkatan pembinaan pemuda di wilayah kapanewon/kalurahan. Masing-masing kegiatan berlangsung selama dua hari dengan peserta sebanyak 30 orang.

Selain itu, pembinaan juga menyasar pemuda di sekolah menengah melalui tujuh angkatan dengan jumlah peserta sekitar 100 orang per angkatan.

Dalam pelaksanaannya, Dispora Sleman menggandeng sejumlah pihak, antara lain Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Kesehatan melalui tenaga psikolog, Kepolisian, praktisi serta Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR).

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai kesehatan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pembentukan karakter serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan sosial.

Dorong Pemuda Jadi Wirausaha

Selain pembentukan karakter, Dispora Sleman juga mendorong kemandirian ekonomi melalui program penumbuhan wirausaha muda.

Sebanyak 14 angkatan pelatihan manajemen dan digitalisasi pemasaran disiapkan bagi pemuda. Setiap angkatan diikuti sekitar 30 peserta.

Program tersebut diharapkan dapat membekali pemuda dengan kemampuan mengelola usaha sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.

Dispora Sleman juga menggelar seleksi Juragan Muda yang dijadwalkan pada 7–8 Oktober 2026, dengan 15 pemenang yang akan dipilih.

Pramuka dan Organisasi Kepemudaan Diperkuat

Penguatan kelembagaan kepemudaan juga menjadi bagian dari program pembangunan generasi muda di Sleman.

Di bidang kepramukaan, Dispora menyelenggarakan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) sebanyak tiga angkatan. Setiap angkatan diikuti 45 peserta dengan beban pembelajaran 70 jam pelajaran selama enam hari dan bermalam satu hari.

Selain itu, digelar lomba pembina dan gugus depan berprestasi tingkat Kabupaten Sleman yang melibatkan 17 kwartir ranting.

Dispora juga memberikan dukungan hibah kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman sebagai bagian dari penguatan kelembagaan kepramukaan.

Sementara itu, pembinaan pemuda melalui organisasi kepemudaan dilaksanakan sebanyak 20 angkatan dengan 40 peserta per angkatan.

Materi yang diberikan meliputi kepemimpinan, public speaking, personal branding dan kemandirian pemuda.

Siapkan Pemimpin dan Pelopor Muda

Pengembangan kepemimpinan dan kepeloporan pemuda juga menjadi perhatian. Dispora Sleman menyelenggarakan pemilihan Pemuda Pelopor dan Duta Pemuda tahun 2026.

Di bidang kreativitas, Festival Band antarsiswa SMA/SMK/MA sederajat dijadwalkan berlangsung pada 10 dan 17 Oktober 2026.

Sementara penyerahan penghargaan bagi pemuda dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.

Program lainnya berupa Temu Pemuda Kabupaten Sleman yang dilaksanakan dalam empat angkatan. Tiga agenda di antaranya dijadwalkan pada 20–21 Oktober, 3–4 November, dan 17–18 November 2026.

Untuk memberikan ruang kreativitas, Dispora juga menyiapkan lomba grafiti dan mural bagi pemuda pada 24 Oktober 2026 di Cangkringan.

Sedangkan bagi kalangan pramuka, Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) dijadwalkan pada 28 Desember 2026 hingga 1 Januari 2027 di Lapangan Pemda Sleman.

Pemerintah, Masyarakat dan Media Harus Bersinergi

Heru menekankan pembangunan generasi muda berkualitas tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri.

Pemerintah memiliki peran menyediakan kebijakan, fasilitas dan program yang mendukung. Masyarakat berperan menciptakan lingkungan yang positif dan inklusif, sedangkan media memiliki tanggung jawab menyebarkan informasi yang positif, edukatif dan membangun kesadaran publik.

“Peran kita hari ini akan menentukan kualitas generasi muda esok. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung, memberikan kesempatan dan menjadi bagian dari solusi,” demikian pesan dalam program pembangunan kepemudaan Dispora Sleman.

Dengan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter dan memiliki daya saing, pembangunan diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang lebih sehat, aman dan harmonis.

Investasi terbaik bukan hanya pada harta, tetapi pada generasi muda yang akan menentukan masa depan Sleman dan Indonesia.

(Pay/Cakra)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM