Berita

Breaking News

Bagana Bantul Salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih ke 21 Titik, Warga Terdampak Kekeringan Terbantu

 

Foto.Bagana Bantul distribusi air bersih.dok


BANTUL,Cakrainvestigasi.com,– Merespons dampak kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bantul, Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Bantul menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 50 tangki atau sekitar 250.000 liter ke 21 titik yang tersebar di lima kapanewon, Minggu (25/10/2026).

Aksi bakti sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 sekaligus menyongsong Hari Pahlawan. Pelepasan armada tangki dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, di depan Kantor PCNU Kabupaten Bantul.

Komandan Bagana Bantul, Kang Yasin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Banser terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

“Bakti sosial dropping air bersih tahun ini masih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 dan menyongsong Hari Pahlawan,” ujar Yasin.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Pahlawan memiliki keterkaitan historis dengan Resolusi Jihad yang dicetuskan para ulama Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945. Resolusi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengobarkan semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan, termasuk dalam Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Melalui kegiatan tersebut, Bagana Bantul berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.

“Kami berharap bantuan ini sedikit banyak bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Semoga kegiatan bakti sosial ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi semuanya,” tambahnya.



 Wakil Bupati Apresiasi Kepedulian Bagana

Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi kepada Bagana Satkorcab Bantul atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Bantul saat ini masih bergantung pada bantuan dari pemerintah, lembaga, organisasi, maupun komunitas yang peduli terhadap persoalan kekeringan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bagana Bantul yang memiliki komitmen dan kepedulian sangat besar,” ujarnya.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke 21 titik di lima kapanewon, yakni Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pundong, dan Pajangan. Wilayah-wilayah tersebut menjadi sasaran distribusi karena masyarakatnya mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Dalam pelaksanaannya, Bagana Bantul mengerahkan 10 armada tangki untuk mendistribusikan bantuan kepada warga.

Kegiatan pelepasan bantuan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharjo; jajaran Pengurus Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bantul, KH. Marhadi; Ketua PC GP Ansor, Ahmad Sidik; Kasatkorcab Banser Bantul, Ambar Riyanto; serta perwakilan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Bantul.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya gotong royong berbagai elemen masyarakat dalam membantu warga menghadapi dampak kemarau panjang, sekaligus menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

( Pay /Cakra )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM