Berita

Breaking News

Buka Pelatihan Adiwicara, Bupati Sleman Tekankan Tanggung Jawab Moral dan Pelestarian Budaya Jawa

 

Foto.bupati Sleman membuka kegiatan sarasehan dan pelatihan adiwicara.dok.hms.


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com,-  Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi membuka kegiatan Sarasehan Ke-3 sekaligus Pelatihan Adiwicara Angkatan I yang diselenggarakan oleh DPD Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) Kabupaten Sleman pada Kamis (1/10). Pembukaan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam ikhtiar melestarikan bahasa, sastra, seni, dan nilai-nilai luhur budaya Jawa di tengah arus modernisasi.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman memberikan apresiasi tinggi kepada DPD PPY Sleman. Beliau menegaskan bahwa kemampuan adiwicara atau berbicara di depan umum (public speaking) bukan sekadar teknik mengolah suara dan menyusun kalimat, melainkan cerminan karakter serta identitas diri yang memuat nilai unggah-ungguh, tata krama, dan kesantunan.

"Sebagai seorang adiwicara, kita diingatkan pada falsafah 'Ajining diri saka lathi', bahwa kehormatan seseorang tercermin dari tutur katanya. Kemampuan berbicara harus disertai dengan tanggung jawab moral. Semakin tinggi kemampuan seseorang berbicara di depan masyarakat, semakin besar pula tanggung jawabnya dalam menggunakan kata-kata untuk memberi semangat dan menyatukan masyarakat," ujar Harda Kiswaya.

Bupati juga mengajak PPY Sleman untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, lembaga pendidikan, serta para budayawan agar pelestarian budaya Jawa semakin kuat dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua DPD PPY Kabupaten Sleman, Agus Wiranto, menyampaikan bahwa pelatihan adiwicara ini dirancang berlangsung secara intensif selama tiga bulan dengan total 24 kali pertemuan. Program ini didukung oleh 12 narasumber ahli di bidangnya dan diikuti oleh 97 peserta. 

Agus menekankan bahwa PPY Sleman menjadi satu-satunya kepengurusan di wilayah Yogyakarta yang mampu menyelenggarakan program pawiyatan (pelatihan) secara mandiri.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas budaya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi PPY Sleman sebagai wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, serta penggerak utama pelestarian tradisi Jawa di Kabupaten Sleman.

( Pujie/red)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM