Berita

Breaking News

BULOG dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Pastikan Keberlanjutan Bantuan hingga Akhir 2026

Foto.penyaluran beras di Kantor Kalurahan Potorono.dok.


Bantul, Cakrainvestigasi.com,- Perum BULOG bersama Komisi IV DPR RI secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap III untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 di Balai Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (20/10). Peluncuran ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan bantuan pangan bagi masyarakat, menjaga daya beli, serta memperkuat perlindungan terhadap kebutuhan pangan keluarga hingga akhir tahun 2026.

Atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Pangan Beras dengan sasaran sekitar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Indonesia. Setiap penerima memperoleh alokasi 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Keberlanjutan program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan akses terhadap pangan pokok. Dengan dukungan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG, penyaluran bantuan diharapkan dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat yang berhak menerima.

Peluncuran tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta beserta jajaran, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantul. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, DPR RI, pemerintah daerah, dan BULOG dalam mengawal penyaluran bantuan agar berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program Bantuan Pangan Beras yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan. Saya menyambut baik peluncuran bantuan pangan ini, terlebih dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan daerah pemilihan saya. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga. Kita ingin memastikan bahwa program pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami menegaskan bahwa kelanjutan bantuan pangan hingga akhir tahun merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan masyarakat. Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan melanjutkan bantuan pangan untuk tiga bulan berikutnya. Kami di Komisi IV DPR RI tentu mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat ini. Harapannya, BULOG dapat terus menjaga kualitas beras dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Titiek.



Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan Bantuan Pangan Beras hingga Desember 2026. Atas arahan dan perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto, bantuan pangan kembali dilanjutkan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Kami di BULOG siap melaksanakan amanah ini dengan mengoptimalkan stok, jaringan pergudangan, dan distribusi di seluruh Indonesia.

"BULOG terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung optimal hingga menjangkau masyarakat yang berhak menerima. Prinsip kami jelas, bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan kualitas yang baik, jumlah yang sesuai, dan waktu penyaluran yang tepat. BULOG juga terus mengoptimalkan kesiapan operasional dan jaringan distribusi di berbagai wilayah guna mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan secara nasional," ujar Rizal.

Peluncuran di Kalurahan Potorono menjadi bagian dari rangkaian penyaluran Bantuan Pangan Beras di empat kabupaten di DIY, meliputi Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Berdasarkan data alokasi Oktober hingga Desember 2026, khusus Kalurahan Potorono, bantuan pangan ditujukan kepada 716 PBP dengan total 21.480 kilogram beras, sedangkan Kabupaten Bantul mencakup 138.702 PBP dengan total 4.161.060 kilogram beras. Secara keseluruhan, Provinsi DIY mendapatkan alokasi bantuan untuk 522.956 PBP atau 15.688.680 kilogram beras. Penyaluran ini diharapkan semakin memperluas manfaat program pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat di berbagai wilayah.

Dengan berlanjutnya program Bantuan Pangan Beras hingga akhir Desember 2026, masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat yang telah terdata, diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keberlanjutan alokasi bantuan pangan pemerintah. BULOG memastikan kesiapan stok beras dan terus memperkuat langkah distribusi agar bantuan dapat tersalurkan sesuai ketentuan. Kehadiran program ini sekaligus memberikan kepastian bahwa pemerintah tetap menempatkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sebagai salah satu prioritas, sehingga keluarga penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap III, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Keberlanjutan bantuan hingga akhir tahun 2026 menjadi salah satu bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan BULOG dalam menghadirkan manfaat program secara langsung. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, BULOG berkomitmen memastikan setiap penugasan pangan dilaksanakan secara optimal demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

( Pay/Cakra )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM